Berita Prabumulih

Pamit Serahkan Laporan Magang,Pelajar SMKN 1 Prabumulih Tewas Kecelakaan

Kecelakaan nahas terjadi di Jalan A Yani Kelurahan Prabujaya Prabumulih menewaskan Adinda Thalia Salsabila seorang pelajar SMKN 1 Prabumulih.

Penulis: Edison | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EDISON
Jenazah Adinda Thalita ketika dirumah duka hendak dimakamkan, Selasa (9/11/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Kecelakaan yang menewaskan pengendara motor kembali terjadi di kota Prabumulih. Kali ini seorang pelajar SMK Negeri 1 Prabumulih meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas, pada Selasa (9/11/2021) sekitar pukul 09.00.

Kecelakaan nahas tersebut terjadi di Jalan A Yani tak jauh dari gedung KPU Kota Prabumulih Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Korban atas nama Adinda Thalia Salsabila (17) yang merupakan warga Jalan Padat Karya Perumahan Vina Sejahtera 2 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Adinda tercatat sebagai siswa SMKN 1 Prabumulih kelas XII Jurusan OTKP (Perkantoran) itu dimakamkan di pemakaman umum kelurahan Gunung Ibul.

"Kalau informasi dari warga tadi korban saat itu dari arah simpang 4 Prabujaya mengarah ke rel, lalu ada mobil di depan KPU hendak membuka pintu. Korban mengelakkan itu lalu jatuh dan ada motor kecepatan tinggi menabrak," kata salah satu warga yang enggan menyebutkan nama.

Sementara itu, Camat Kecamatan Prabumulih Timur, Jhoni Panhar mengakui memang ada seorang pelajar mengalami kecelakaan dan tewas di Jalan A Yani tak jauh dari kantor Kecamatan.

"Adinda ini kebetulan magang di Kantor Kecamatan Prabumulih Timur, sudah empat bulan ini dan berapa hari lagi selesai magang," ungkap Jhoni ketika diwawancarai wartawan.

Jhoni menuturkan, memang korban sebelum kejadian izin ke sekolah dan fotocopi laporan karena magang akan selesai sehingga laporan akan disampaikan kepada sekolah. "Izin mau ke sekolah mau menyerahkan laporan, terus mungkin ada yang kurang sehingga mau foto copy lalu terjadilah kejadisn kecelakaan," katanya.

Lebih lanjut Camat Prabumulih Timur itu mengaku dirinya tidak tau pasti kronologis kejadian kecelakaan karena fokus ke pelaku yang menabrak dan korban.

"Saat kejadian kita sedang melakukan vaksin di kantor kecamatan, jadi tadi setelah kejadian kita bawa korban ke rumah sakit dalam keadaan kritis. Namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan (meninggal dunia-red)," katanya.

Jhoni menuturkan, mereka turut membawa korban ke rumah duka di Prumahan Vina Sejahtera 2 Kelurahan Gunung Ibul dan jenazah dimakamkan sore hari.

"Informasi kita terima pelaku yang menabrak sudah ke rumah korban dan bertanggungjawab," tuturnya seraya mengatakan korban menggunakan sepeda motor beat hitam.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan belum diketahui identitas pengendara yang menabrak dan membawa kendaraan jenis apa.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Prabumulih, AKP Lastari ketika dikonfirmasi mengaku pihaknya telah menerjunkan anggota begitu mengetahui informasi adanya lakalantas tersebut.

"Anggota kami sudah ke lokasi kejadian dan masih kami lakukan olah TKP apa dan bagaimana kronologis lakalantas tersebut," katanya seraya mengatakan untuk kronologis lebih jelas masih menunggu anggota di lapangan. 

 

Sosok Dinda 

Kepergian Adinda Thalia Salsabila memberikan duka mendalam bagi teman-teman satu sekolah dan pegawai Kecamatan Prabumulih Timur, tempat Adinda magang.

Menurut teman-temannya, Thalita merupakan pribadi pendiam, baik dan suka menolong sesama teman.

"Anaknya baik suka menolong," ungkap teman satu sekolah korban yang enggan menyebutkan nama.

Hal yang sama disampaikan Camat Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, Jhoni Panhar yang menurutkan selama magang 4 bulan di kantor kecamatan korban sangat baik.

"Korban ini selama magang kita nilai sangat baik dan memang sedikit pendiam namun baik," ungkapnya ketika diwawancarai sejumlah wartawan.

Baca juga: Soal Portal Ditabrak Truk, Ridho Sesalkan Banyak Warga Mendukung Kehancuran Prabumulih

Selain itu kata Jhoni, Adinda Thalita selama magang ringan tangan dimana apa saja siap dibantu dikerjakan tanpa harus melihat apakah mampu atau tidak mengerjakan suatu pekerjaan tersebut.

"Dia (Adinda Thalita-red) orangnya ringan tangan, mudah membantu, apa saja yang bisa dibantu dan dikerjakan akan dikerjakannya," bebernya.

Baca berita lainnya langsung dari google news.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved