Darurat Covid 19

Kesuksesan Erick Thohir Pimpin BUMN Disebut Sebagai Penyebab Diserang Keterlibatan Bisnis PCR

Kesuksesan Erick Thohir Pimpin BUMN Disebut Sebagai Penyebab Diserang Keterlibatan Bisnis PCR

Editor: Slamet Teguh
TRIBUN SUMSEL/AGUNG DWIPAYANA
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (tengah), bersama Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar (kiri) dan Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy (kanan) saat diwawancarai awak media di Indralaya, Sabtu (23/10/2021). Erick Thohir menolak bicara tentang Pilpres 2024. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Nama Erick Thohir belakangan ini tengah menjadi perbincangan publik.

Hal tersebut tak lepas usai, Erick Thohir disebut terlibat dalam bisnis PCR.

Kini, sejumlah tokohpun berkomentar terkait hal tersebut.

Sosok Erick Thohir terus mendapat kepercayaan dari masyarakat dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam hal penangangan pandemi covid-19, Erick Thohir termasuk menteri yang banyak melakukan terobosan dan gerak cepat untuk mengendalikan pandemi di tanah air ini.

"Sosok Erick kian berkibar jelang 2024, sehingga wajar banyak orang iri dan tidak nyaman dengan sosok Erick. Apalagi selama memimpin BUMN, Erick juga banyak melakukan gebrakan dengan BUMN Berakhlak," kata Ketua Komunitas Muslim Anti Rasisme (Komar), Fadli Veriansyah, Minggu (7/11/2021).

Karena itu, Fadli menilai rumor dan tuduhan keterlibatan Erick Thohir dalam bisnis Polymerase Chain Reaction (PCR) jelas-jelas sangat berlebihan dan lebih cenderung mengarah pada fitnah.

Hal ini mengingatkan sosok Erick Thohir yang bisa menjadi ancaman di 2024 bagi sebagian orang.

Namun, Fadli yakin tudingan dan fitnah melalui beragam framing itu tidak akan berhasil mengguncang posisi Erick.

Baca juga: Ada yang Ingin Lengserkan Lord Luhut, Motif Orang yang Laporkan Luhut ke KPK Terkait Bisnis PCR

Baca juga: Sukses Pimpin BUMN Disebut Sebagai Penyebab Erick Thohir Diserang Keterlibatan Bisnis PCR

Sebab Erick bukan orang baru, melainkan sudah mencatatkan rekam jejak baik sebagai Ketua Pelaksana Asian Games 2018 juga sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf Amin.

Di saat yang sama, sambung Fadli, mengaitkan Yayasan Adaro Bangun negeri, yang disebut punya saham dan main bisnis keuntungan di PT GSI tidak relevan sebab hanya kepemilikan saham pun hanya 6 persen.

Lain lagi bila kepemilikan saham mencapai 50 persen.

 "Isu ini dihembuskan ketika pemerintah Indonesia, yang di dalamnya ada peran Erick Thohir, mendapat pujian dunia terkait dengan percepatan penangangan Covid-19, ya tidak relawan. Masyarakat juga akan mengangap tudingan isu angin lalu," ungkap Fadli.

Fadli memahami, menjelang 2024, ada banyak pihak yang terganggu dengan eksistensi Erick Thohir yang kian melejit.

Hingga tak aneh bila kemudian nama Erick mulai diterpa berbagai isu.

"Biasa, terpaan angin akan semakin kencang bila Erick terus melejit," demikian Fadli.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Erick Thohir Dinilai Sukses Pimpin BUMN Sehingga Wajar Jika Muncul Beragam Tuduhan.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved