Ubahlaku

Dinkes Sumsel Minta Masyarakat Waspada Gelombang Ketiga Pandemi, Ajak Patuh Prokes dan Vaksin

Maka dari itu pemerintah mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi dan terus menerapkan protokol kesehatan.

Tribunsumsel
Kasi Surveilans Dinkes Sumsel Yusri 

TRIBUNSUMSEL.COM - Dinas Kesehatan Sumatera Selatan meminta masyarakat waspada, karena potensi gelombang ketiga.

Seperti diketahui pada puncak gelombang kedua, kasus Covid mengalami peningkatan drastis di Agustus dan September 2021 di Sumsel.

Kasi Surveilans Dinkes Sumsel, Yusri menyebut, untuk kasus Covid saat ini mengalami penurunan, namun Dinkes meminta tetap waspada.

"Sumsel tetap mengkhawatirkan penularan terutama dari luar negeri. Beberapa kasus positif usai kembali dari luar negeri masih terjadi," ungkapnya.

Maka dari itu pemerintah mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi dan terus menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan data, sepekan terakhir penambahan pasien Covid-19 hanya terjadi 4-5 kasus per hari.

Hal ini jauh turun dibanding Agustus-Oktober dengan jumlah pasien tertinggi mencapai 1.200 kasus per hari.

Bukan hanya Dinkes, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto juga meminta masyarakat waspada.

Meski kasus terus melandai, pembatasan dan pengetatan mobilitas masyarakat dianggap tetap perlu dilakukan, agar gelombang ketiga pandemi di Indonesia dapat dicegah.

Sejauh ini, sejumlah negara tetangga melaporkan lonjakan kasus varian AY.4.2 yang dianggap memiliki tingkat penularan cukup tinggi.

"Untuk mencegah penularan gelombang ketiga, saat ini beberapa lokasi keramaian diwajibkan menunjukan sertifikat vaksin. Hal itu menjadi salah satu upaya menekan mobilitas masyarakat," ujar Toni.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved