Sepakbola Tarkam Palembang
Profil Tim Tarkam Palembang Darussalam, Segera Bentuk SSB dan Misi Mencetak Pesepakbola Andal
Cukup banyak komunitas hingga tim sepakbola amatir di Bumi Sriwijaya ini, satu diantaranya dalah Palembang Darussalam yang baru terbentuk di 2020 lalu
Penulis: Novaldi Hibaturrahman | Editor: M. Syah Beni
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Inilah profil tim sepakbola lokal Palembang Darussalam, yang segera bentuk SSB dan cetak pesepakbola handal.
Palembang Darussalam FC merupakan komunitas sepakbola lokal di Bumi Sriwijaya.
Komunitas ini rutin mengadakan sesi latihan di lapangan SMA Negeri 1 Palembang setiap 1 minggu sekali, yakni pada Senin pukul 15.00 WIB sampai 18.00 WIB petang.
Sedangkan untuk sesi laga uji coba diadakan pada hari Minggu pagi.
Tim sepakbola lokal Palembang ini diketuai oleh Muhammad Ikhsan yang telah menjabat sejak bulan April lalu.
Komunitas ini dibentuk pada 26 Oktober 2020 lalu dengan nama awal Demang FC, namun identitas tersebut lalu berganti menjadi Palembang Darussalam FC pada April 2021 hingga saat ini.
Ketua sekaligus pelopor dari Palembang Darussalam FC, Muhammad Ikhsan menuturkan, tim sepakbola yang ia dirikan bertujuan sebagai wadah bagi anak-anak muda di Bumi Sriwijaya yang ingin memahami dasar-dasar sepakbola.
"Awalnya itu kita dibentuk pada awal Oktober 2020, berawal dari namanya Demang FC, kemudian kita beralih di bulan April jadi Palembang Darussalam," ujar Pelopor Palembang Darussalam FC, Muhammad Ikhsan.
"Palembang Darussalam sebagai wadah lah untuk latihan anak-anak di Palembang, agar kita main sewa lapangan ini gak sia-sia," tuturnya.
Meski baru sebatas komunitas lokal, Palembang Darussalam bekerjasama dengan pelatih yang memiliki pengalaman di kancah sepakbola regional dan nasional.
Adapun pelatih yang direkrut tersebut bernama Nur Alluwi Ujang atau akrab disapa cik ujang.
"Kita juga kerja sama dengan pelatih yang ada pengalaman, biar kita bisa dapat pengetahuan walaupun usia sudah telat, setidaknya kita dapet ilmunya, kalau yang muda ya ada kesempatan kedepannya,"
Dibawah asuhan pelatih Nur Alluwi Ujang, Palembang Darussalam, tim sepakbola ini terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung, termasuk orang dewasa.
Namun, Ihksan melakukan pembatasan regulasi usia minimal kepada para pecinta olahraga si kulit bundar di Kota Palembang yang ingin bergabung.
"Anak-anak di Palembang Darussalam terbuka untuk siapa saja, tapi minimal usia 15 tahun, maksimalnya tidak terhingga, 40 tahun boleh juga gabung,"
Sebagai pelopor tim Palembang FC, Ikhsan ingin menghasilkan pesepakbola yang terlatih secara teknik dan sikap agar bisa direkrut oleh tim-tim semi profesional di Bumi Sriwijaya.
"Kedepan kita pengennya menciptakan pemain yang benar-benar terlatih secara teknik dan attitude," ucap Muhammad Ikhsan.
Baca juga: Profil Ogan Ilir United Sekolah Sepakbola (SSB) di Indralaya, Siap Lahirkan Talenta Potensial
Baca juga: Profil SSB Farmel Hatta, Cerita Awal Berdiri, Hingga Dilatih Eks Gelandang Timnas Indonesia 2007
Baca juga: Mengenal Risiko Serangan Jantung Bagi Pemain Sepakbola, Dari Christian Eriksen Hingga Sergio Aguero
Kendati belum genap berusia 3 tahun tim Palembang Darussalam FC segera berbenah dan akan membentuk Sekolah Sepakbola untuk mencari talenta pesepakbola handal.
Tim berlogo jembatan ampera ini sedang dalam tahap pendaftaran nama dan melengkapi berkas lainnya.
Ikhsan menyebut, telah banyak yang tokoh penting di Kota Palembang menghubungi timnya melalui perantara pelatih kepala.
"Kalau untuk SSB kami baru mengusulkan dan masih proses pendaftaran nama di KONI Palembang, sekarang tinggal tahap legalitas,"
"Sudah ada beberapa yang tanya-tanya lewat coach tentang pemberkasan dan administrasi dari kami, tapi mereka hanya sekedar menyusuh aja,"
Baca artikel dan berita lainnya langsung dari Google News Tribun Sumsel.