Breaking News:

Berita Polda Sumsel

Tetapkan 4 Tersangka Penjualan Bayi di Palembang, Irjen Toni: Perantara Raup Rp 500 Ribu

Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan kasus penjualan bayi ini terungkap berawal dari laporan ayah kandung bayi itu sendiri

Polda Sumsel
Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto memimpin pers rilis kasus penjualan bayi oleh ibu kandungnya di Polrestabes Palembang, Jumat (29/10/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Kasus penjualan bayi yang diungkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Palembang dua hari lalu.

Dalam kasus ini polisi sudah menetapkan empat orang sebagai tersangka yakni Anita (ibu kandung bayi), Nazori alias Gatot, Rohimah alias Iim dan Putri Anggraini.

Diketahui bayi dijual seharga Rp 7 juta melalui perantara kepada Pasutri yang tidak memiliki keturunan di Kabupaten OKU Selatan.

Sang bayi saat ini dalam keadaan sehat masih berada di Unit PPA Polrestabes Palembang.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan kasus penjualan bayi ini terungkap berawal dari laporan ayah kandung bayi itu sendiri bahwa anaknya dijual oleh istrinya.

Dari laporan inilah anggota Satreskrim melakukan penyelidikan dan menelusuri sehingga ditemukan pembeli bayi di Kabupaten OKU Selatan.

Pembeli bayi adalah pasangan suami istri yang tidak memiliki anak.

"Motif orang tua bayi menjual bayinya masih didalami. Kalau motif ekonomi belum bisa dipastikan karena ayah kandung bayi memiliki pekerjaan sebagai wiraswasta. Bayi dijual 7 juta melalui 2 perantara, masing masing perantara dapat 500 ribu dan ibu bayi menerima 6 enam juta,"katanya kepada wartawan Jumat (29/10/2021).

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra menambahkan kedua orang tua bayi adalah pasangan suami istri yang menikah siri.

Bayi dijual melalui perantara kepada pasangan suami istri yang tidak memiliki anak di Kabupaten OKU Selatan saat bayi sudah berada di Palembang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved