Berita Viral

Nyebur ke Sawah, Petani Bawang Merah Lumuri Kepala dengan Lumpur Sambil Teriak : Saya Minta Tolong

Seornag petani ngamuk saat harga bawang merah anjlok. Ia ceburkan diri ke sawah dan lumuri lumpur ke kepalanya

Editor: Weni Wahyuny

TRIBUNSUMSEL.COM, DEMAK - Petani bawang merah di Demak, Jawah Tengah, terjun ke sawah berlumpur.

Tak hanya itu, ia pula melumuri kepalanya dengan lumpur.

Ia pula meneriakkan harga bawang merahnya yang anjlok drastis.

Video petani bawang merah nyebur di sawah berlumpur viral di media sosial.

Diketahui petani itu bernama Karto Diharjo (40), warga Kuwu, Dempet.

Belakangan ini diketahui harga bawang merah di sana anjlok.

Pada umumnya, para petani bisa meraup untung dengan rata-rata minimal senilai Rp 15 ribu per kilogram.

Namun, harga bawang merah tersebut kini anjlok hingga di bawah Rp 10 ribu, sekitar Rp 6-9 ribu, di mana para petani mengaku merugi.

“Pak, saya minta tolong, Pak. Harga brambang (bawang merah) kaya gini, Pak,” teriaknya.

Ia kemudian menceburkan diri ke sawah sambil kembali berteriak.

“Saya nggak bisa mikir. Pupuk mahal, sertifikat (yang digadaikan) tidak bisa diambil,” tambahnya.

Video tersebut dibuat pada Kamis (28/10/2021).

Seorang petani bawang merah di Demak nekat menceburkan diri ke sawah dan mandi lumpur sambil keluhkan harga bawang yang anjlok.
Seorang petani bawang merah di Demak nekat menceburkan diri ke sawah dan mandi lumpur sambil keluhkan harga bawang yang anjlok. (istimewa)

Ketika ditemui, ia mengaku kesal dengan turunnya harga bawang merah dan tidak tahu harus melapor atau bercerita ke mana.

Kekesalannya akhirnya dituangkan dengan membuat video hingga tersebar di Instagram dan lain-lain.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved