Breaking News:

Masuk Mal Pakai PeduliLindungi

BREAKING NEWS: Dipercepat, Masuk Mal Pakai Aplikasi PeduliLindungi Berlaku Mulai Besok 28 Oktober

Maklumat terkait masuk mal pakai aplikasi PeduliLindungi yang semula rencananya diterapkan 1 November diubah lebih cepat diterapkan menjadi 28 Oktober

Penulis: Hartati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/HARTATI
Pengunjung mencoba menscan bercode PeduliLindungi yang tengah disosialisasikan di OPI Mal hingga resmi bakal diterapkan 1 November mendatang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Maklumat bersama Gubernur Sumsel, Pangdam II Sriwijaya, Kapolda Sumsel, Kajati dan Ketua Pengadilan Tinggi Palembang terkait masuk mal pakai aplikasi PeduliLindungi yang semula rencananya diterapkan 1 November diubah lebih cepat diterapkan menjadi 28 Oktober.

Hal ini didapat dari hasil rapat bersama pihak terkait yang dilakukan di Polresta kemarin, Selasa (26/10/2021).

"Iya kemarin malam baru dapat hasil dan ada perubahan bahwa penerapan pengunaan Pedulilindungi dilaksanakan 28 Oktober," ujar Marketing Communication Palembang Icon, Lippomalls Indonesisa, Andri Wibowo.

Andri mengatakan meski aturan sudah diterapkan 28 Oktober namun masih dalam rangkain sosialisasi.

Andri mengatakan Palembang Icon 28 Oktober nanti juga akan menyediakan Sentra vaksinasi sehingga bisa menjadi solusi bagi pengunjung yang belum vaksin agar bisa terpenuhi syarat sudah melakukan vaksin.

Sementara itu Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja (APPBI) Sumatra Selatan Sumsel Agus Ekawani mengatakan, pada prinsipnya penerapan pedulilindungi bagus dan kita sangat mendukung maklumat tersebut.

Masyarakat mau tidak mau akan bersegera melakukan vaksin, karena setiap akses masyarakat ke semua fasilitas umum harus menggunakan Aplikasi Lindungi sebagai tanda bahwa sudah divaksin.

Dengan berlakunya maklumat tersebut maka akan mempercepat terciptanya herd immunity. dengan begitu diharapkan segala kegiatan masyarakat akan lebih sehat, aman dan nyaman.

Namun berhubung kegiatan vaksin yang masih terus berjalan dan prosentase vaksin di Sumsel yang belum tinggi seperti di DKI diharapkan kepada pihak- pihak yang berkepentingan agar lebih bijak dalam memberlakukan aplikasi lindungi tersebut di lapangan.

"Kebijakan ini bukan mutlak dan tidak bisa diubah tetap ada kelonggaran namun harus tetap dipatuhi," kata Agus.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved