Breaking News:

Berita Palembang

Polisi Sumsel Amankan 9 Anggota Sindikat Penadah Sepeda Motor Surat Sebelah, Operasi Lintas Provinsi

Polda Sumsel menangkap sembilan tersangka sindikat penadah sepeda motor tidak memiliki kelengkapan dokumen alias "surat sebelah" dari Pulau Jawa.

TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Polda Sumsel menangkap sembilan tersangka kasus penadah sepeda motor surat sebelah dari pulau Jawa yang akan dijual ke wilayah Sumsel dan Bengkulu, Selasa (26/10/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Polda Sumsel menangkap sembilan tersangka sindikat penadah sepeda motor tidak memiliki kelengkapan dokumen alias "surat sebelah" yang dikirim dari Pulau Jawa.

Dari penangkapan itu, tim gabungan Unit 1 dan 4 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel berhasil mengamankan barang bukti berupa 38 sepeda motor dari berbagai jenis yang rencananya bakal dijual di Lubuklinggau dan Bengkulu.

Diduga kuat sepeda motor tersebut adalah hasil tindak kejahatan.

"Sepeda motor tersebut adalah barang second dari berbagai jenis dan merk. Asalnya dari Jabodetabek dan Jawa," ujar Wadir Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Tulus Sinaga SIK didampingi Kompol Christopher Panjaitan, Selasa (26/10/2021).

Kendaraan itu disebut surat sebelah lantaran hanya memiliki STNK tanpa adanya BPKB.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut antara STNK dengan fisik kendaraan juga tidak sesuai.

"STNK yang ada tidak sesuai dengan STNK terkini. Jadi STNK yang ada ini sudah lama. Untuk itu masalah dokumen kendaraan itu masih kita selidiki keabsahannya. Kita lakukan pemeriksaan nanti dengan Samsat," ujarnya.

Dari hasil pengembangan, sepeda motor tersebut dipesan dari kawasan Jawa Barat untuk selanjutnya diantarkan di Kota Lubuklinggau dan Provinsi Bengkulu.

Tulus menyebut, di kawasan itu terdapat ruang yang sangat terbuka untuk mendistribusikan atau memperjualbelikan sepeda motor second tersebut untuk kemudian dipakai di kebun.

"Ke depannya kita akan berkoordinasi dengan Kejaksaan. Kita juga berusaha mencari korban dari 38 unit yang diamankan. Jika ada, nanti akan kita sesuaikan dengan prosedur yang ada. Bagi yang memiliki kendaraan ini silakan saja datang dan melaporkan,” ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved