Berita OKU Selatan
Capaian Vaksinasi OKU Selatan Terendah Kedua di Sumsel, Ini Tanggapan Dinkes
Angka vaksinasi di OKU Selatan berada di posisi terendah kedua merealisasikan vaksin di 17 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumsel
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA--Persentase realisasi suntik vaksin di Kabupaten OKU Selatan masih rendah baru menyentuh 54.448 orang atau 17.39 % dari total target sasaran 269.475 orang.
Capaian vaksinasi di OKU Selatan berada di posisi terendah kedua merealisasikan vaksin di 17 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumsel diatas Kabupaten Empat Lawang.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes OKU Selatan Marlis Abadi mengatakan rendahnya vaksinasi di OKU Selatan disebabkan sejumlah kendala.
Seperti halnya kekurangan stock persedian vaksin ditambah letak geografis menjangkau wilayah pelosok yang berada diperbukitan hingga rendahnya tingkat antusiasme warga.
"Pertama, karena kendala letak geografis wilayah OKU Selatan yang jauh dan perbukitan, Kedua yakni, terkendalanya stok vaksin yang sering terjadi dan terakhir karena antusias masyarakat yang rendah,"ujar Marlis, Selasa (25/10).
Dari kendala geografis tersebut lanjut Marlis, sejumlah daerah di OKU Selatan banyak daerah kekurang sinyal yang berpengaruh terhadap kurangnya informasi terkait pemberitahuan update pelaksanaan vaksinasi ke masyrakat.
Teruntuk persedian stock vaksin diterangkannya saat ini stok tersebut perlahan bisa teratasi dari bantuan Provinsi.
Hanya saja perihak antusiasme warga melakukan vaksin karena jenuh dengan pandemi Covid-19.
"Mungkin masyarakat saat ini sudah terlanjur jemu dengan pandemi, dan menganggap pandemi sudah mulai landai, " terangnya.
Perihal angka vaksinasi masyarakat yang rendah dikatakan Pemda melalau dinas kesehatan kedepan mengupayakan penggenjotan vakisinasi untuk mengejar target percepatan vaksinasi.
"Kita sudah rapat bersama Bupati maupuan seluluh lini lintas sektoral. Untuk mengejar target dalam upaya peningkatan vaksinasi ini. Harapan tiga bulan kedepan bisa capai hingga 80 atau 90 persen," terangnya.
Rendahnya atusiasme warga yang berkeinginan mendatang lokasi vaksinasi ini juga dibenarkan Kepala UPT Puskemas Muaradua Aryani Astuti, SKM terutama di beberapa waktu bulan kebelakang hingga sekarang.
"Kita juga tidak tahu persis. Bisa kemungkinan pengaruh dari akan dilaksnakannya Pilkades ini, dan berubah setelah dilaksanakannya Pilkades kedepan, " ungkapnya.
Dari pantauan di Puskesmas Muaradua, proses vaksinasi memang berjalan. Hanya saja untuk peserta vaksinasi dari kalangan umum dewasa memang terbilang masih sedikit.
Dan dominan justru banyak diisi proses pelaksanaan vaksin dari anak-anak siswa sekolah.
"Hari ini memang sedikit beda karena ramai. Diisi oleh pelajar-pelajar sekolah SMP. Karena kemarin kita sudah dibantu khusus dari kepala dinas Pendidikan, dalam proses vaksinasi khusus pelajar ini. Untuk jenis vaksinnya Sinovac" bebernya. (SP/ALAN)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/update-kasus-corona-di-oku-selatan-hari-ini.jpg)