Breaking News:

Berita Palembang

Buronan Penjarah Kos-kosan di Palembang Ditangkap di Tempat Hiburan, Korbannya Rugi Ratusan Juta

Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil menangkap DPO pembobolan kos-kosan dan rumah. Korban rugi ratusan juta.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Unit Pidum dan Tekab 134 saat menangkap Marzuki tersangka bobol kos-kosan yang sempat buron 9 bulan, Selasa (26/10/2021). Korbannya mengalami kerugian ratusan juta rupiah. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil menangkap DPO pembobolan kos-kosan dan rumah yang berhasil menjarah puluhan alat elektronik dan spring bed dari tiga TKP berbeda. Salah satunya adalah sebuah kos-kosan di Jalan Trikora.

Tersangka yang diamankan adalah Marzuki (27) yang buron selama 9 bulan warga Jalan Swakarya, Kelurahan Demang Lebar Daun, Palembang.

Pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh pelaku bersama tiga orang temannya. Dari tiga tempat berbeda kawanan pembobol mengambil AC sebanyak 30 unit, TV merk LG 32 unit, Springbed 20 unit, 1 unit mesin cuci, 3 unit mesin pompa, 32 unit closet crisbow, 30 unit lemari kayu, 2 unit gardu listrik dan kabel, serta 1 unit receiver CCTV.

Salah satu korban adalah Wendy (34) yang melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang. Kejadian tersebut terjadi pada 30 September 2020 lalu sekira pukul 14.00 WIB. Total kerugian korbannya mencapai Rp 427,4 juta.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, pencurian yang dilakukan kawanan ini telah terjadi berkali-kali.

"Pelaku leluasa mengambil barang satu per satu, jadi tidak hanya sekali dia masuk ke dalam kos-kosan tersebut. Sudah berulang kali, ada jedanya. Dari laporan awal tidak ada keterlibatan pihak kos, jadi murni dilakukan kawanan tersangka, " ujar Kompol Tri Wahyudi, Selasa (26/10/2021).

Dua pelaku telah ditangkap sebelumnya dan telah menjalani persidangan. Sedangkan satu orang lagi inisial H masih berstatus DPO.

"Tersangka sempat melarikan diri ke Lampung dan kemudian pindah-pindah tempat di Palembang. Dan dinihari tadi pelaku sudah ditangkap, " jelasnya.

Dari pengakuan tersangka kepada polisi, ia melarikan diri ke Lampung selama setengah tahun.

Bahkan polisi sempat mendapat perlawanan dari tersangka yang memberontak dan berusaha kabur. Terpaksa anggota memberikan tindakan tegas terukur dan ditembak pada kedua kakinya.

Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana kurungan diatas lima tahun penjara.

"Tersangka ditangkap saat berada di sebuah tempat hiburan di Palembang, dia memberontak saat anggota menangkap," pungkasnya.

Baca juga: Gadis Muda Asal Sekayu Hilang Sejak Jumat, Diduga Dilarikan Kenalan Sosmed, Sempat Diimingi Kerjaan

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved