Breaking News:

Berita Palembang

Pria Muda Terjun ke Sungai Musi, Pelaku Bobol Rumah di Sako Berusaha Kabur dari Petugas

Buronan pembobolan rumah di Jalan Baung Kelurahan Sialang Kecamatan Sako berhasil diringkus Opsnal Pidum Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Faqeh (26) pelaku pembobolan rumah saat ditangkap, menyusul rekannya Adjie, Minggu (24/10/2021). Pria muda ini sempat berusaha melarikan diri dari petugas dengan cara menceburkan diri ke Sungai Musi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Satu buronan pelaku pembobolan rumah di Jalan Baung Kelurahan Sialang Kecamatan Sako berhasil diringkus Opsnal Pidum dan Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang pimpinan AKP Robert Sihombing, pada Minggu (24/10/2021) sekitar pukul 01:00 WIB dini hari.

Pelaku Faqeh (26) warga Lorong Tajur 5 Ulu darat Kecamatan Seberang Ulu I Kota Palembang menyusul rekannya Adjie (22) yang sudah ditangkap beberapa waktu lalu bersama seorang penadah. Adjie merupakan otak pencurian ditangkap tak lama usai kejadian tersebut.

Tim Opsnal mendapat informasi bahwa keberadaan tersangka berada di daerah bawah jembatan Ampera kota Palembang, kemudian team bergerak dan berhasil mengamankan pelaku.

Dalam pengejaran anggota Unit Pidum, Faqeh bahkan melarikan diri dengan cara terjun ke Sungai Musi. Namun tak lama berselang ia berhasil diamankan dan diberi tindakan tegas terukur.

"Pelaku ini adalah rekan Adjie yang kami tangkap sebelumnya. Karena mencuri di sebuah rumah dengan mencongkel jendela. Faqeh ini perannya menunggu di luar kemudian masuk setelah Adjie berhasil masuk ke rumah lebih dulu, " kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi ketika dikonfirmasi, Minggu (24/10/2021).

Kronologi kejadian tersebut adalah awal mulanya pelaku Adjie bersama A (DPO) dan Faqeh sedang berkumpul di depan kantor Lurah yang berjarak 100 meter dari rumah korban kemudian pelaku Adjie berkata "GALAK DAK KITO BAGAWE MALAM INI “.

Dua teman pelaku Adjie mau, yang mana ia menyuruh keduanya menunggu di depan kantor lurah dan pelaku Adjie duluan yang datang ke rumah korban dan mencongkel jendela ruang tamu rumah korban. Kemudian Adjie masuk kedalam rumah dan naik ke lantai 2, karena lantai 2 rumah korban dalam keadaan gelap ia kembali turin dan mengambil sebuah dompet yang terletak di ruang keluarga.

Barulah ia memanggil kedua temannya A dan Faqeh masuk ke dalam rumah tersebut. Tiga sekawan bandit ini mencuri satu unit HP Iphone X warna Gold yang dijual seharga Rp 1,5 juta dan satu unit HP Oppo A15 yang dijual Rp 450 ribu.

Polisi turut mengamankan satu buah obeng yang dipakai pelaku untuk mencongkel jendela dan satu unit Handhphone merk Oppa A15.

"Pelaku kita jerat dengan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud Pasal 363 KUHPidana, " kata Tri.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved