Breaking News:

Berita Muara Enim

PJ Bupati Muara Enim Nasrun Umar: Maulid Nabi Jangan Sebatas Seremonial

Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM (HNU) saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di Desa Tanjung Agung

SRIPOKU/ARDANI
Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM (HNU) saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim, Senin (25/10/2021).   

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM,-- Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW setiap tahun yang diperingati umat muslim se-dunia hendaknya diambil hikmahnya dan diimplementasikan dalam kehidupann sehari-hari.

Bukan sebaliknya jangan hanya sebatas seremonial belaka. 

“Peringatan Maulid Nabi janga hanya seremonial semata. Namun harus memiliki makna dan nilai spiritual pada masing-masing diri kita khususnya umat muslim,” kata  Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM (HNU) saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim, Senin (25/10/2021).  

Menurut HNU, menjadi wahana bagi kaum muslimin untuk dapat menggali dan meneladani sifat-sifat mulia serta kepribadian dari Rasulullah SAW.

Nabi Muhammad SAW harus menjadi pedoman bagi kita dalam kehidupan sehari-hari, bermasyarakat maupun berbangsa dan bernegara.

"Saya ucapkan selamat Hari Santri Nasional yang ditetapkan 22 Oktober lalu. Sebab sejarah mengungkapkan bahwa peran para ulama, santri dan tokoh-tokohnya sangat besar dalam mewujudkan bangsa dan negara ini," ujarnya.

Menurut HNU, para ulama, santri dan tokoh-tokoh agama Islam pada saat itu, rela mengorbankan harta, tenaga dan nyawanya demi berjuang dan mempertahankan kemerdekaan.

Sumbangsih pemikiran, faham dan ideologi-pun ditanamkan bagi kita hingga hari ini sehingga menjadi sebuah negara kesatuan yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan.

Lebih lanjut, kata HNU, Pemkab Muara Enim telah berkomitmen, baik secara moril maupun materil melalui program-program pembangunan yang telah dicanangkannya seperti program Agamis diantaranya Gerakan Tahfiz Alqur’an & Baca Tulis Alqur'an (BTA) untuk anak usia sekolah di tingkat SD & SMP sederajat di Kabupaten Muara Enim, dan melalui penyelenggaraan Khotmil Alqur’an.

Kemudian 1 desa 1 da’i, bantuan rehabilitas Masjid Akbar di masing-masing kecamatan dan bantuan infrastruktur di 28 pondok pesantren se-Kabupaten Muara Enim dan banyak lagi yang lainnya. (SP/ARDANI)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved