Breaking News:

Berita Muratara

Cerita Warga di Muratara Akhirnya Mau Divaksin, Takut Kartu Vaksin jadi Syarat Berbagai Keperluan

Warga berbondong-bondong datang ke balai serbaguna di Desa Krani Jaya (SP 5), Kecamatan Nibung, Muratara, Senin (25/10/2021).

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RAHMAT AIZULLAH
Warga mengikuti vaksinasi Covid-19 di balai serbaguna di Desa Krani Jaya (SP 5), Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (25/10/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Warga berbondong-bondong datang ke balai serbaguna di Desa Krani Jaya (SP 5), Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (25/10/2021).

Mereka ingin mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar Puskesmas Nibung.

Salah seorang warga, Yanto mengaku sengaja datang untuk divaksin setelah mengetahui kartu vaksin bakal menjadi syarat berbagai keperluan.

"Kabarnya nanti mau apa-apa harus ada kartu (sertifikat vaksin Covid-19) itu, mumpung ini gratis, daripada nyesal nanti," katanya.

Yanto mengaku awalnya tidak bersedia divaksin karena mendengar berita ada orang kejang-kejang lalu meninggal dunia setelah divaksin.

Namun dia akhirnya yakin bahwa vaksin Covid-19 tidak berbahaya, justru dapat membentuk kekebalan tubuh sehingga lebih kuat dari serangan virus.

"Saya lihat di Facebook itu ada orang kejang-kejang, katanya karena divaksin, jadi takutlah kita. Alhamdulillah saya sudah percaya sekarang, sudah banyak orang divaksin tidak apa-apa," kata Yanto.

Warga lainnya, Suryati mengatakan ingin divaksin Covid-19 karena meyakini vaksin merupakan bagian dari ikhtiar melawan pandemi ini.

Dia mengaku awalnya tidak percaya dengan vaksin Covid-19 lantaran mendengar informasi simpang siur di masyarakat.

Suryati akhirnya yakin setelah melihat banyak orang sudah divaksin terutama tenaga kesehatan dalam kondisi sehat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved