Breaking News:

Berita Mancanegara

Pemerintah China Akan Kurangi PR untuk Siswa Usai Larang Lembaga Bimbel Cari Cuan dari Pendidikan

Pemerintah China disebut mengesahkan aturan pendidikan, bertujuan mengurangi beban pekerjaan rumah (PR) dan bimbingan belajar pada anak sekolah.

Editor: Siemen Martin
Google
Seorang anak membuat pekerjaan didampingi orangtua. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kebahagian jelas terpancar dari seluruh siswa dari jenjang sekolah dasar hingga menengah atas setelah pemerintah China akan mengurangi beban PR.

Pemerintah China disebut mengesahkan aturan pendidikan, bertujuan mengurangi beban pekerjaan rumah (PR) dan bimbingan belajar pada anak sekolah.

Dalam undang-undang yang baru itu, orangtua diminta memastikan anak mereka punya waktu beristirahat, berolahraga, dan tidak terlalu lama menatap layar.

Pada Agustus, "Negeri Panda" sudah merilis larangan ujian menulis bagi anak yang berusia enam dan tujuh tahun.

Pejabat setempat menerangkan, mereka mengeluarkan larangan itu karena anak-anak sudah lelah baik fisik maupun mental.

Pada tahun lalu, Beijing juga memperkenalkan serangkaian kebijakan untuk mengurangi "kecanduan" anak pada internet dan budaya populer.

Aturan terbaru tersebut disahkan pada Sabtu (23/10/2021) oleh Komite Pelaksana Kongres Rakyat China, badan legislatif negara itu.

Detil undang-undang itu memang belum dijabarkan, tapi media lokal mengabarkan berisi panduan kepada para orangtua murid.

Dilansir BBC, para orangtua siswa diminta untuk mengembangkan perilaku sosial, pembangunan intelektural, dan moral.

Pemerintah lokal akan bertanggung jawab menerapkannya, seperti menyediakan dana bagi ekstra kurikuler yang bersifat membuat siswa banyak bergerak.

Aturan tersebut menuai reaksi beragam di Weibo.

Sebagian mendukung karena bisa mendorong tata asuh keluarga yang baik.

Pada Juli, China mencabut lembaga bimbingan belajar karena dianggap mengambil keuntungan dari pendidikan.

Langkah pemerintah "Negeri Panda" berusaha mengurangi beban pendidikan, yang dianggap jadi penyebab rendahnya kelahiran.

Artikel ini telah tayang di Kompas

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved