Breaking News:

Berita Banyuasin

Incar Pergantian Tahun, Petani Sayur di Banyuasin Beralih Menanam Jagung

Momen pergantian tahun baru yang sering dilaksanakan masyarakat dengan membakar jagung, menjadi  incaran petani di Banyuasin.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/A
Tegas bersama istrinya saat menebar benih jagung di kebun miliknya yang berada di Desa Talang Buluh Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, Minggu (24/10/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Petani yang ada di Desa Talang Buluh Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin yang biasanya menanam terong, kacang panjang cabe dan lainnya, mengubah kebun mereka dengan menanam jagung.

Hal ini, dilakukan dengan harapan bisa meraup untuk di momen pergantian tahun 2022 mendatang.

Karena, mengubah tanaman yang biasa ditanam dengan tanaman jagung setiap tahunnya selalu dilakukan.

Tegar petani sayur yang ditemui di kebunnya mengaku momen pergantian tahun baru yang sering dilaksanakan masyarakat dengan membakar jagung, menjadi  incaran tersendiri.

"Dari sekarang, mulai menebar benih jagung. Nanti, saat akhir tahun sudah bisa dipanen. Setiap tahun, selalu kami lakukan seperti ini. Lumayan besar juga keuntungannya," ujar Tegar (24/10/2021).

Tegar mengaku untuk proses mulai dari tebar benih hingga panen,  diperlukan waktu hingga dua bulan mendatang. Dengan memanfaatkan lahan sayuran yang diubah untuk ditanam jagung, setidaknya Tegar bisa memanen jagung hingga 8 ton.

Menjelang pergantian tahun, lanjut  Tegar, pembeli biasanya akan datang. Kebanyak pembeli yang datang berasal dari kota Palembang. Setiap kilonya, jagung yang dijualnya dihargai Rp 7000 per kilogram.

"Sementara, untuk tanam sayur stop dulu. Jagung biasanya lebih menjanjikan. Karena, dua bulan lagi sudah bisa dipanen. Jagung yang kamu tanam ini, merupakan jagung manis," pungkasnya.         

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved