Breaking News:

Berita Palembang

Seminggu Penerapan Kebijakan Penggunaan Pedulilindungi untuk masuk Bank, Ini Hasilnya

Seminggu pasca diterapkan kebijakan masuk bank menggunakan aplikasi Pedulilindungi.

Penulis: Hartati | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/HARTATI
Petugas keamanan BSI mengarahkan nasabah menscan barcode aplikasi peduli lindungi saat akan bertransaksi di bank. Bagi nasabah yang belum vaksin bisa tetap bertarsaksi dengan mengisi logbook. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sejumlah bank Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) sejak 11 Oktober laku sudah menerapkan kebijakan masuk bank menggunakan aplikasi Pedulilindungi sesuai dengan Surat Edaran dari Kementrian BUMN Nomor : SE-10/MBU/09/2021 tanggal 16 September 2021 tentang Tatanan Kebiasaan Baru di Lingkungan Grup Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Implementasi Aplikasi Peduli Lindungi.

Seminggu pasca diterapkan kebijakan tersebut, implementasinya Perbankan masih memberikan kelonggaran bagi nasabah yang belum vaksin untuk tetap mendapatkan layanan perbankan.

Area Manager BSI Palembang, Lutfi Bukhari mengatakan kebijakan itu masih terus dikoordinasikan dengan pusat sehingga tidak mutlak bagi yang belum vaksin tidak boleh masuk ke bank.

Salah satu kelonggaran itu juga dituangkan edaran menteri BUMN itu juga memberikan kelonggaran bagi nasabah yang akan bertransaksi ke bank yakni bisa dengan menunjukkan surat  tes PCR/Antigen/GeNose bagi yang belum vaksin.

Opsi lain yang bisa dipilih yakni apabila nasabah atau tamu tidak bisa mengakses aplikasi Peduli Lindungi, belum melakukan vaksinasi serta tidak bisa menunjukkan hasil tes PCR atau antigen atau geNose namun ingin memasuki area kantor BSI tetap dapat masuk dengan suhu tubuh kurang dari 37,5°C, tidak dalam keadaan sakit, menggunakan masker dan tetap menjaga jarak.

“BSI juga masih mempersilahkan bagi nasabah atau tamu apabila tidak bisa mengakses Aplikasi Peduli Lindungi, belum melakukan vaksinasi dan tidak memiliki hasil test PCR atau antigen atau genose tetap dapat memasuki kantor BSI untuk bertransaksi dengan wajib mengisi logbook nasabah atau tamu dengan mencantumkan nama lengkap, no hp, informasi kendala aplikasi peduli lindungi dan alasan tidak memiliki sertifikat vaksinasi. Nasabah juga harus dalam kondisi sehat dan suhu tubuh < 37,5°C,”ujar Lutfi, Kamis (21/10/2021).

Lutfi mengatakan memang ada sejumlah nasabah yang belum bisa menggunakan aplikasi Pedulilindungi karena memang ada yang belum vaksin, tidak bisa vaksin karena faktor kesehatan atau memiliki riwayat penyakit kormobit, hingga kendala perangkat handphone yang tidak mensupport penggunaan aplikasi juga karena kapasitas ruang penyimpanan penuh sehingga tidak mendownload aplikasi tersebut.

Lutfi menambahkan kalau belum vaksin atau perangkat handphone belum mendukung aplikasi Pedulilindungi akan  arahkan mengisi logbook karena lebih mudah tidak sampai sepuluh pertanyaan dan cuma makanan waktu 1 menit saja.

"Implementasinya hingga kini 50 persen nasabah sudah menggunakan aplikasi Pedulilindungi dan 50 persen lagi menggunakan opsi mengisi logbook," kata Lutfi.

Sementara itu dari sisi kinerja, semua target BSI berjalan on the track tahun ini dan pembiayaan tetap tumbuh meski di masa pandemi.

Baca juga: Aturan Masuk Kantor BNI Terbaru, Pakai Pedulilindungi Hingga Bagi yang Belum Vaksin

Pembiayaan UMKM, gadai dan konsumer dari Rp 2,9 triliun 2020 menjadi Rp 3,2 triliun tahun 2021.

Pemanfaatan Mobile Banking juga naik seiring pandemi karena nasabah lebih senang online.

Tahun lalu penggunaan mobile banking naik 85 persen dan tahun ini naik 35 persen year on year Juli 2020 terhadap Juli 2021.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved