Breaking News:

Berita Muratara

Dinilai Bahayakan Pengendara, Polisi Tutup Lubang di Jalinsum Muratara Pakai Semen

Kasat Lantas, AKP Nasharudin mengimbau para pengendara yang melintasi Jalinsum Muratara agar lebih berhati-hati. 

TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Anggota Satlantas Polres Musi Rawas Utara menutup jalan berlubang menggunakan semen di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Jumat (22/10/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) banyak ditemukan jalan berlubang. 

Di sejumlah titik jalan, aspalnya sudah terkelupas hingga membentuk lubang-lubang dari yang kecil hingga cukup besar dan dalam.

Tak hanya aspal yang lama, aspal yang sudah ditambal sulam pun ada yang terkelupas.

Kondisi ini memang tidak terlalu membahayakan pengendara roda empat, namun menjadi ancaman bagi pengendara roda dua.

Mengingat ban sepeda motor bisa saja terjebak dalam lubang jalan tersebut dan mengakibatkan kecelakaan. 

"Saya pernah terjebak (lubang), untungnya motor saya pelan, jadi tidak sampai terbalik, tapi hampir," kata Rahmat, warga Muara Rupit, Jumat (22/10/2021). 

Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Eko Sumaryanto melalui Kasat Lantas, AKP Nasharudin mengimbau para pengendara yang ingin melintasi daerah ini agar lebih berhati-hati. 

Pengendara diminta dapat mengatur kecepatan kendaraannya sehingga tidak terjadi kecelakaan lalu lintas. 

"Kami mengimbau para pengendara tetap berhati-hati dalam berkendara, jangan terlalu ngebut, bahaya," imbaunya.

Terkait banyak titik jalan yang berlubang, Nasharudin sudah memerintahkan anggotanya untuk merapikan jalan yang dapat membahayakan pengendara itu. 

Polisi menambal jalan berlubang menggunakan semen untuk meminimalisir faktor penyebab kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Wali Murid Keberatan Diminta Patungan Lagi Perbaiki Pagar Beton SMAN 6 Muratara yang Roboh

Dengan begitu, terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Muratara.

"Ada beberapa titik jalan berlubang yang kita tambal, khususnya di wilayah ibukota Muara Rupit, ini sangat berbahaya karena lubangnya tidak kelihatan dari kejauhan," kata Nasharudin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved