Breaking News:

Berita Selebriti

Rachel Vennya Terancam Penjara 1 Tahun & Denda Rp 100 Juta Jika Terbukti Kabur dari Karantina

Jika terbukti bersalah, selebgram Rachel Vennya terancam pidana akibat melanggar aturan. 

Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Rachel Vennya tiba di Polda Metro Jaya, kamis (21/10/2021). Rachel Vennya Terancam Penjara 1 Tahun & Denda Rp 100 Juta Jika Terbukti Kabur dari Karantina 

TRIBUNSUMSEL.COM - Setelah kontroversi menguak gegara Rachel Vennya yang diduga kabur dari karantina.

Akhirnya sang selebgram menghadiri panggilan polisi.

Rachel Vennya diduga kabur dari karantina seusai berlibur di Amerika Serikat akhir September lalu.

Jika terbukti bersalah, selebgram Rachel Vennya terancam pidana akibat melanggar aturan. 

Dalam tayangan YouTube Boy William beberapa waktu lalu  ia sempat mengaku tidak pernah sama sekali menginap di RSDC Wisma Atlet Kemayoran.

Terlebih, Rachel diduga berbohong demi melindungi oknum-oknum yang membantunya.

Rachel sendiri diduga kuat dibantu oleh oknum TNI AU sejak kedatangannya di Bandara Soekarno-Hatta.

Kapendam Jaya Kolonel Herwin menjelaskan hasil pemeriksaan terhadap terduga oknum berinisial FS yang membantu Rachel di Bandara.

Akan tetapi benar atau tidaknya pengakuan Rachel Vennya belum bisa dipastikan.

"Ya itu masih dipelajari, ya memang informasinya sempat datang, namun dia keluar lagi. Seperti itu," kata Kapendam Jaya Kolonel Herwin di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/10/2021).

 
Seperti diketahui saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Rachel Vennya dibantu oleh oknum TNI berinisial FS untuk keperluan karantina.

Saat berada di RSDC Wisma Atlet Pademangan, rupanya ada satu lagi oknum yang membantunya diduga berinisial IG.

"Yang pertama yaitu FS, yang terbaru hasil laporan dari staf intel adalah IG. IG di Pademangan," jelas Kolonel Herwin.

Perihal pengakuan Rachel Vennya yang mengatakan tidak pernah melakukan karantina namun beredar foto diduga dirinya di Wisma Atlet, pihak Kodam Jaya menyerahkan sepenuhnya kepada polisi.

Menurut Herwin, Rachel telah memenuhi panggilan polisi untuk memberikan klarifikasi terkait kabur dari karantina.

"Soal bohong atau tidak nanti ditanyakan ke pihak kepolisian saja. Itu baru diperiksa oleh Polda Metro," kata Kolonel Herwin.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan Rachel akan diperiksa terkait dugaan adanya mafia karantina yang membantu ia kabur dari Wisma Atlet.

Yusri menuturkan, pihaknya akan menyidik tuntas, bahkan akan membentuk satuan tugas untuk mengawasi karantina.

Yusri menyebutkan, Indonesia memiliki ketentuan terkait waktu karantina untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Tetapi yang bersangkutan tidak laksanakan. Ini akan kita proses karena ada dugaan pelanggaran UU Kekarantinaan,"ucap Yusri.

Oleh karena itu, Rachel Vennya dianggap melanggar UU tentang wabah penyakit dan kekarantinaan.

Jika terbukti bersalah, Rachel Vennya, Salim Nauderer, dan manajernya terancam hukuman penjara selama satu tahun dan denda Rp 100 juta.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kabur dari Karantina Wisma Atlet, Rachel Vennya Terancam Penjara 1 Tahun dan Denda Rp 100 Juta, https://www.tribunnews.com/metropolitan/2021/10/21/kabur-dari-karantina-wisma-atlet-rachel-vennya-terancam-penjara-1-tahun-dan-denda-rp-100-juta?page=all.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved