Breaking News:

Berita Lubuklinggau

100 Ribu Warga Lubuklinggau Belum Divaksinasi Covid-19, Kapolres Minta Jemput Bola

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono menyampaikan untuk memenuhi target 170 ribu orang masih membutuhkan 100 ribu orang supaya tercapai herd imunity

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Polres Lubuklinggau beberapa waktu lalu 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Saat ini capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) baru 70 ribu atau 41 persen dari jumlah target wajib vaksin sebanyak 170 ribu orang.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono menyampaikan untuk memenuhi target 170 ribu orang masih membutuhkan 100 ribu orang lagi supaya tercapai herd imunity di Kota Lubuklinggau tercapai.

"Artinya masih sangat jauh, itulah kita mengajak masyarakat Lubuklinggau untuk datang ke gerai vaksinasi yang kita buka di
mall Lippo, Polsek Lubuklinggau Timur dan Klinik Urdokes Polres Lubuklinggau," ungkapnya pada wartawan, Kamis (21/10/2021).

Nuryono menyampaikan berdasarkan arahan dari Kapolda Sumsel, dari 34 provinsi di Indonesia, Sumsel berada di posisi urutan ke 23.

"Artinya, kita Lubuklinggau diharapkan berpartisipasi aktif dalam melakukan sosialiasi dalam capaian vaksinasi dari 17 Kabupaten kota di Sumsel ini," ujarnya.

Sebagai bahan evaluasi bersama bahwa saat ini masyarakat tidak lagi berbondong-bondong ingin divaksin, menurunnya kesadaran masyarakat ini membuat pihaknya melakukan jemput bola.

"Akhirnya bagaimana strategi kita untuk memberikan vaksin kepada masyarakat, Kita sudah jemput bola, kalau kita diam saja menunggu sampai kapan tidak akan selesai," ungkapnya.

Menurutnya, dari Polres Lubuklinggau sudah mencoba membuka di mall, dengan harapan masyarakat takut masuk mall karena belum divaksin, akan mau, namun hingga sekarang belum memenuhi target karena kesadaran masyarakat kurang.

"Padahal total vaksinasi saat ini masih banyak yakni stok ada 1000 vaksin dan ada tambahan sekitar 14 ribu vaksin yang akan masuk dalam waktu dekat," ujarnya.

Sementara, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau, Darlela, mengatakan untuk sekolah saat ini belum mencapai 50 persen, kendala di lapangan waktu itu masih sekolah daring 50 persen siswa.

"Banyak alasan diantaranya, orang tua tidak menyuruh anaknya untuk di vaksin. Mungkin, kalau Polres yang turun kami yakin cepat mencapai target. Kemudian diseluruh kecamatan juga masih banyak yang belum vaksin,” ujarnya.  

Ia memberikan saran dalam pelaksanaan di lapangan diselesaikan satu persatu atau per wilayah. Misal, kalau belum 90 persen, belum berpindah kecamatan, sehingga progres ini cepat selesai.

Baca juga: Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe Tinjau Kontes dan Pameran Bonsai

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar mengatakan harus pro aktif untuk turun langsung ke masyarakat dalam memberikan vaksin. Seperti beberapa program bersama Polres dalam melaksanakan vaksin.

"Artinya kita yang harus aktif, bagaimana sistemnya tadi dirumuskan, silahkan. Saran saya, kita harus pro aktif ke masyarakat. Kalau bisa, pelaksanaannya nanti harus ada target perhari maupun perminggu," tambahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved