Breaking News:

Berita OKU Timur

Tindak Lanjut Pengaduan Penggusuran Lahan, KOMNAS HAM Kunjungi OKU Timur

Perwakilan Komnas Ham, Eri Riefika SE M AK menyatakan, bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti pengaduan ini dengan mekanisme mediasi.

Penulis: Edo Pramadi | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDO
Eri Riefika (pakai jilbab) perwakilan KOMNAS HAM RI saat bertemu dengan Kelompok Tani Desa Pulau Negara dan Desa Banumas di Martapura OKU Timur terkait laporan penggusuran lahan oleh perusahaan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KOMNAS HAM) RI turun tangan mengenai adanya pengaduan tentang penggusuran tanaman perkebunan milik warga oleh pihak perusahaan.

Perwakilan Komnas Ham, Eri Riefika SE M AK menyatakan, bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti pengaduan ini dengan mekanisme mediasi.

"Kita upayakan dengan cara musyawarah mufakat," ujar Eri dalam kunjunganya di Martapura OKU Timur, Rabu (20/10/2021).

Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), kata Eri, Komnas Ham nantinya akan meminta klarifikasi dengan pihak terkait dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur dan Perusahaan.

"Kami minta klarifikasi dari Pemkab atas pengaduan yang disampaikan," bebernya

Terkait laporan ini Eri menyampaikan bahwa faktanya ada pengaduan mengenai penggusuran oleh pihak perusahaan.

"Bahwa saat ini ada masyarakat yang tidak lagi ada lahan untuk bercocok tanam. seperti itu informasi yang kami dapatkan dari Lokataru," jelasnya.

Eri menegaskan bahwa pihaknya akan mendalami pengaduan ini.

Kelompok Tani Desa Pulau Negara dan Desa Banumas, Dadik Harpan menyatakan, penggusuran yang dilakukan oleh perusahaan terjadi pada (24/1/2021) yang lalu dan sampai dengan hari ini tidak ada ganti rugi sama sekali.

Perkebunan tersebut berada di kawasan Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved