Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Terlibat Begal, Penjual Sosis di Mesat Seni Lubuklinggau Diringkus Polisi

Debi Irawansyah, diduga terlibat aksi perampokan pada Rabu 15 Mei 2019 lalu sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Trans Binjai Lubuklinggau.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Polres Lubuklinggau
Debi Irawansyah alias Bom seorang pedagang sosis di Kota Lubuklinggau diamankan di Polres Lubuklinggau karena perampokan alias begal, Selasa (19/10/2021) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -Debi Irawansyah alias Bom seorang pedagang sosis di Kota Lubuklinggau Sumatra Selatan (Sumsel) ditangkap Polisi, Selasa (19/10/2021) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB.

Warga Jalan Pattimura Kelurahan Mesat Seni Kecamatan Lubuklinggau Timur II ini ditangkap polisi karena terlibat perkara perampokan alias begal.

Pria berusia 24 tahun ini ditangkap polisi tanpa perlawanan ketika tengah berjualan sosis di rumahnya.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan Iptu Hilal Subhi menjelaskan Debi Irawansyah alias Bom, buron sejak 2019, karena terlibat kasus perampokan sepeda motor alias begal.

"Penangkapan bermula ketika didapatkan informasi tersangka ternyata berjualan sosis kami intai, ternyata memang benar," ungkapnya pada wartawan, Rabu (20/10/2021).

Hilal menjelaskan aksi perampokan dilakukan tersangka pada hari Rabu,15 Mei 2019 sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Trans Binjai Kelurahan Lubuk Binjai Kecamatan Lubuklinggau Selatan I Kota Lubuklinggau.

"Korbannya Icha Trioktaviani (21) warga Desa Mandi Aur Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas. Ia kehilangan sepeda motor Honda Beat BG 2886 ABY warna hitam," ujarnya.

Ketika itu korban Icha dan temannya Nala yang merupakan karyawati Koperasi Simpan Pinjam, menuju ke Kelurahan Lubuk Binjai untuk menagih konsumen koperasi.

"Saat melintasi jalan menanjak, tiba-tiba muncul empat orang dari semak-semak yang langsung menghadang laju sepeda motor mereka berdua, kemudian dari arah belakang juga muncul dua orang, menghadang," ungkapnya.

Tersangka dan para pelaku lainnya menggunakan potongan kayu mengancam korban dan meminta korban untuk turun dari sepeda motornya.

Karena ketakutan Icha dan Nala langsung turun dari sepeda motornya.

"Kedua korban langsung berlari menyelamatkan diri. Kemudian sepeda motor korban langsung dibawa pergi oleh para pelaku tersebut," ujarnya.

Baca juga: Longsor di Lubuklinggau Selasa Dini Hari, Radius Ketakutan Ungsikan Anak dan Istri

Dalam kasus ini, sebelumnya satu orang sudah berhasil ditangkap, yakni Sutiyono, saat itu sedang menjalani hukuman di Lapas Kelas II A Lubuklinggau

“Masih ada empat tersangka lagi. Sekarang masih kami lakukan pengejaran,”  ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved