Breaking News:

Berita Lahat

Polisi Tangkap Pria Muda Penyebar Video Asusila Siswa SMA di Lahat, Pemeran Ngaku tak Sadar Direkam

Video ini direkam di salah satu rumah kosong yang terletak di Kelurahan Lahat Tengah, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat.

Editor: Vanda Rosetiati
Tribun Solo/Google

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT -  Anggota polisi Polres Lahat mengamankan seorang pria muda (19 tahun) terduga penyebar  video asusila siswa SMA di Lahat. Kedua pemeran yang memang berpacaran tersebut mengaku tak sadar jika perbuatan asusila mereka direkam. 

Warga di Kabupaten Lahat beberapa hari terakhir ini dihebohkan adanya video viral berdurasi 32 detik dan 24 detik yang berisi adegan asusila sepasang siswa dan siswi di salah satu SMA di Kota Lahat.

Video ini direkam di salah satu rumah kosong yang terletak di Kelurahan Lahat Tengah, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat.

Pemeran video yang belakangan diketahui merupakan warga Lahat masih berstatus sebagai pelajar. Masih memakai seragam sekolah kedua pelajar tersebut Yd (16 tahun) dan Am (16 tahun) beradegan hubungan intim. Keduanya pelajar yang menjadi pemeran ini mengaku tidak mengetahui jika perbuatan keduanya direkam R (19) yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka atas tindaj pidana pornografi UU ITE.

Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Kurniawi H Burmawi SIK, disampaikan Kanit Pidsus Ipda Chandra Kirana SH, membenarkan atas penangkapan tersangka Rahmad.

Disampaikan Chandra awal mula sebelum viral Kejadian perekaman tindakan asusila antara Yd dan Am dilakukan pada Jumat (15/10/2021). Sekira pukul 11.00 WIB saudara Yd dan Am menuju lokasi rumah kosong tidak berpenghuni tepatnya di Jalan Mayor Ruslan kelurahan Lahat Tengah, Kecamatan Lahat Tengah, Kabupaten Lahat. Sesampai dilokasi tersebut bertemu dengan tersangka R dan saksi BGS, GLG, dan RSK.

Selanjutnya sekitar pukul 11.30 Yd mengajak Am ke kamar mandi dan keduanya melakukan adegan tindakan asusila. Saat keduanya melakukan adegan tersebut RSK, mengintip melalui ventilasi kamar mandi kemudian diikuti oleh tersangka Rahmad saksi BTG, saksi BGS, saksi GLG.

"Nah, kemudian tersangka R ini meminjam handphone milik saksi BGS dengan tujuan untuk merekam aksi Yd dan Am," Terang Chandra, Rabu (20/10/2021)

Kemudian lanjutnya video tersebut diperlihatkan kepada para saksi kemudian R mengirimkan video tersebut melalui hp milik saksi BGS kepada BTG, dan RSK sebanyak 2 potongan video.

"Menurut pengakuan pelaku ada empat potongan video namun hanya dua potongan video yang tersimpan. Motifnya menyebarkan video tersebut untuk mendapatkan keuntungan berupa sejumlah uang. Pelaku ditangkap di rumahnya di Kelurahan Lahat Tengah," sampainya.

Baca juga: Diguyur Hujan Talud Rp 1 Miliar di OKU Selatan Ambrol, DPRD Bakal Panggil Kontraktor dan Dinas PU

Beredarnya diduga video mesum yang dilakukan oknum siswa-siswi salah satu sekolah SMA di Kota Lahat dibenarkan pihak sekolah. Kepala Sekolah Bambang Hendrawan S Pd MPd membenarkan jika siswa yang ada dalam video tersebut adalah siswanya.

Hal itu dikatakan Bambang setelah pihaknya memanggil siswa dan orang tuanya. Menurut Bambang siswi yang ada divideo berinisial A (16 Tahun) dan laki-laki berinisial Y (16 Tahun). "Ya, Setelah mendapat informasi terkait Video itu kita langsung memanggil siswa itu karena memang dalam Video terekam seragam sekolah kita. Kita juga sudah memberikan sanksi tegas pemberhentian kepada kedua siswa itu," ujar Bambang, Selasa (19/10/2021)

Bambang melanjutkan, dari pengakuannya perbuatan tersebut dilakukan sepulang sekolah disalah satu toilet rumah kosong diluar sekolah, Jumat (15/10/2021). Dari pengakuannya keduanya memang berpacaran baru satu bulan.

"Modus perekaman video itu kami tidak tau. Tapi yang jelas kami kaget dan syok atas video viral tersebut bahkan sudah meluas, dan ini mencoreng nama sekolah," ujarnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved