Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Wakil Ketua II DPRD Lubuklinggau Suyitno Wafat, Dikenang Sosok Berdedikasi Terhadap Pekerjaan

Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuklinggau Suyitno meninggal dunia, Minggu (17/10/2021) malam.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS
Suasana pelepasan pemakaman almarhum Suyitno Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuklinggau di rumah duka Kelurahan Ponorogo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Senin (18/10/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuklinggau Suyitno meninggal dunia, Minggu (17/10/2021) malam.

Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Lubuklinggau
itu meninggal dunia di Rumah Sakit Ar Bunda.

Suyitno dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Ponorogo, Senin (18/10/2021) siang.

Kepergiannya anggota DPRD empat priode ini karena sakit meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan adik-adik yang ditinggalkan.

Suyitno merupakan anggota DPRD asal partai PDIP yang sudah dua kali menjabat sebagai wakil ketua DPRD Lubuklinggau.

Dimata keluarga sosok Suyitno merupakan sosok yang baik dan berdedikasi tinggi dalam pekerjaannya sebagai anggota dewan.

"Kami keluarga besar sangat kehilangan dan menyampaikan ucapan terimakasih karena telah membantu meringankan beban keluarga kami," ungkapnya dalam sambutan.

Subali menyampaikan, mohon maaf apabila ada kesalahan, karena almarhum lahir dan besar di Kota Lubuklinggau, sudah barang tentu selama dalam pergaulan ada kesalahan dan mohon untuk dimaafkan.

"Bila diantara sanak saudara ada terkait hutang piutang, kami mengharapkan kiranya untuk menyelesaikan secara kekeluargaan dan bila mampu di ikhlaskan kami sangat berterima kasih," ungkapnya.

Baca juga: Oknum Mandor Outsourcing PTPN VII Cinta Manis Terlibat Asusila, Manajemen Hormati Proses Hukum

Sementara Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, Rodi Wijaya menyampaikan Bila tahun ini sudah tiga anggota DPRD Kota Lubuklinggau dipanggil yang maha kuasa.

"Karena yang namanya ajal sudah ditakdirkan Tuhan yang maha kuasa, kita hanya menemuinya saja," ungkapnya.

Menurutnya sudah barang tentu kalangan keluarga sangat berduka, tapi seluruh pemerintah dan masyarakat Kota Lubuklinggau juga ikut berduka.

"Sudah barang tentu keluarga yang ditinggalkan sangat berduka terlebih para teman di kepengurusan PDIP Kota Lubuklinggau," ujarnya. 

Baca berita lainnya langsung dari google  news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved