Breaking News:

Berita Muara Enim

Dirut PTBA Lakukan Peletakan Batu Pertama Renovasi Gereja Katolik ST Yosef Tanjung Enim

Dirut PTBA dan Pj.Bupati Muaraenim lakukan peletakan batu pertama pembangunan gereja Katolik Paroki St.Yosef Tanjung Enim.

Penulis: Ika Anggraeni | Editor: Yohanes Tri Nugroho
PTBA
Dirut PTBA dan Pj.Bupati Muaraenim lakukan peletakan batu pertama pembangunan gereja Katolik Paroki St.Yosef Tanjung Enim 

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Dirut PTBA dan Pj.Bupati Muaraenim lakukan peletakan batu pertama pembangunan gereja Katolik Paroki St.Yosef Tanjung Enim.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama PTBA, Suryo Eko Hadianto,Direktur Operasi dan Produksi,Suhedi,Pj.Bupati Muaraenim yang diwakili Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM,Amrullah Jamaluddin, Uskup Agung Palembang Mgr Aloysius Sudarso SCJ,

Ketua DPRD Muaraenim,Liono Basuki,Ketua FKUB Kabupaten Muaraenim, Sarban Sarjono,Pastur Paroki Santo Yosef Tanjung Enim,Romo Paulus Kristanto,dan tamu undangan lainnya.

Seperti yang dikatakan oleh Ketua Panitia pembangunan Gereja Katolik Paroki, Fx Sigit Hery Basuki bahwa renovasi gereja Katolik Santo Yosef tersebut dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan umat Katolik untuk berdoa dan beribadah secara nyaman.

“Mengingat daya tampung umat yang beribadah sudah tidak sesuai dengan kondisi gereja yang ada,selain itu kondisi fisik bangunan yang sudah membutuhkan perbaikan, selain itu IMB untuk renovasi gereja pun sudah diterbitkan oleh pemkab Muaraenim,”Katanya.

Ia juga mengatakan bahwa gereja Santo Yosef tersebut telah berdiri sejak tahun 1928 dengan bangunan fisik masih sangat kecil saat itu.

“ Pendirinya adalah kontraktor dan pekerja tambang batubara yang umumnya adalah orang-orang Belanda,Jerman dan Inggris dan juga pendatang dari Jawa dan juga warga Tionghoa,”katanya.

Dijelaskannya bahwa Gereja Santo Yosef Tanjung Enim adalah satu-satunya gereja Katolik di Kabupaten Muaraenim dengan pelayanan pastoral meliputi Kabupaten Muaraenim,Pali dan Prabumulih.

“Paroki ini terdiri dari 12 Stasi / wilayah dengan jumlah umat Katholik berdasarkan data tahun 2012 sekitar 1.062 jiwa ,”terangnya.

Dikatakannya pelaksanaan pembangunan renovasi gereja tersebut akan dilaksanakan dalam waktu satu tahun ke depan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved