Breaking News:

Menuju Herd Immunity

BNPB Bentuk 1000 Relawan Covid-19,Gerakkan Kewaspadaan dan Kemandirian Masyarakat

Bidang koordinasi relawan Satgas Penanganan Covid-19 menyelenggarakan rangkaian kegiatan Penggalangan dan Peningkatan Kapasitas 1000 Relawan Covid-19.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru menuturkan dibentukanya relawan Coid-19 di Sumsel diharapkan dapat menekan penyebaran Covid-19 lebih baik lagi di Bumi Sriwijaya. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bidang koordinasi relawan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyelenggarakan rangkaian kegiatan Penggalangan dan Peningkatan Kapasitas 1000 Relawan Covid-19 wilayah Sumsel yang berlangsung mulai tanggal 13 hingga 19 Oktober 2021 di Hotel Aston Palembang.

Kegiatan ini dibuka dan dihadiri secara langsung oleh Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H. Herman Deru, Ketua Sub-bidang Pelatihan BKR Satgas Covid-19 Prasetyo Nurhadjanto, Deputi 2 Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Sumatera Selatan H. Iriansyah, Kalak BPBD Kabupaten Ogan Ilir Ardha Munir, Perwakilan Kepala Kepolisian Palembang, dan Perwakilan Orgarnisasi Kemasyarakatan Mitra Kebencanaan Palembang.

Ketua Sub-bidang Pelatihan BKR Satgas Covid-19 Prasetyo Nurhadjanto mengatakan dalam jangka waktu lima hari tersebut, setiap harinya relawan akan dilakukan sesi pelatihan yang dibagi ke dalam empat kelas dengan jumlah peserta 25 orang dalam tiap kelasnya.

"Total peserta program pelatihan relawan berjumlah 1000 orang dengan 200 relawan yang mengikuti pelatihan tiap harinya,” jelas Prasetyo Nurhadjanto usai membuka kegiatan pelatihan Relawan Covid-19 di Hotel Aston Palembang, Jumat (15/10/2021).

Dijelaskannya, 1000 relawan peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan perwakilan relawan dari berbagai daerah, instansi pemerintahan, dan organisasi kemasyarakatan mitra kebencanaan di sekitar Provinsi Sumse. Seluruh relawan akan mendapatkan lima materi pelatihan yang terdiri dari Pencegahan, Penyebaran dan Kebijakan (3M) , Gerakan 3T (Tracing, Treatment, Testing, Relawan dan Kerelawanan, Teknik Berkomunikasi Efektif dan Penggunaan Instrumen Monitoring Relawan Bersatu Lawan Covid (BLC).

Prasetyo berpesan, kepada para relawan agar mengikuti pelatihan ini dengan baik serta menularkan kepada anggota keluarga serta masyarakat di lingkungan masing-masing. Harapannya, pelatihan yang dilaksanakan selama lima hari kedepan benar-benar membentuk 1000 orang yang akan menjadi agen perubahan perilaku yang membawa inspirasi dan harapan dalam penanganan Covid-19 di Wilayah Palembang.

“Untuk membasmi Covid-19 perlu berbagai macam pendekatan yang menyasar tepat pada titik akar permasalahan. Gerakan relawan ini adalah bentuk kewaspadaan sekaligus kemandirian dengan menggerakan masyarakat sebagai ujung tombak," jelasnya.

Gubernur Sumsel, Herman Deru menambahkan relawan harus mampu menyampaikan dengan baik cara memakai masker kepada masyarakat. Jangan sampai mereka tidak tahu cara memakai masker yang benar, jangan sampai masker dipakai di dagu dan sembarangan oleh masyarakat. Ia mengimbau, relawan harus mengingatkan kepada masyarakat dengan cara yang tepat, yaitu secara tegas dan tetap mempertahankan sisi humanis. Dengan dibentukanya relawan di Sumsel, Deru berharap dapat menekan penyebaran Covid-19 lebih baik lagi di Bumi Sriwijaya.

“Seluruh rangkaian ini bersifat sukarela, seperti sisi kemanusiaan yang selalu diemban oleh seluruh relawan. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi nilai ikhtiar kita semua demi menyelamatkan Indonesia khususnya Sumsel," harap Deru. (van/oca/sp)

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved