Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Hj Yetti Oktarina Optimis Batik Durian Khas Lubuklinggau Diminati Pencinta Wastra Nusantara

Hj Yetti Oktarina menyampaikan bahwa dirinya tidak mengira batik durian bisa secepat ini menembus pangsa pasar Internasional.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Diskominfo Kota Lubuklinggau
Hj Yetti Oktarina Prana, Ketua Dekranasda Lubuklinggau didampingi Ketua GOW Kota Lubuklinggau, Hj Sri Haryati Sulaiman, Ketua DWP Lubuklinggau, Hj Rika Rahman dan Endang Puspita Armeidi menghadiri konferensi pers bersama JYK dan Institute Moda Burgo Indonesia melalui zoom meeting, bertempat di Command Center Pemkot Lubuklinggau, Rabu (13/10) lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Hj Yetti Oktarina Prana, Ketua Dekranasda Lubuklinggau didampingi Ketua GOW Kota Lubuklinggau, Hj Sri Haryati Sulaiman, Ketua DWP Lubuklinggau,  Hj Rika Rahman dan Endang Puspita Armeidi menghadiri konferensi pers bersama JYK dan Institute Moda Burgo Indonesia melalui zoom meeting, bertempat di Command Center Pemkot Lubuklinggau, Rabu (13/10/2021) lalu.

Dalam konferensi pers tersebut,  hadir juga mewakili KBRI Roma, Esti Andayani yang diwakili Lefiana. 

Kemudian, Jenny Yohana Kansil selaku Founder JYK dan Febrita Lustiana Herman Deru selaku Ketua Dekranasda Provinsi Sumsel.

Lefiana, yang mengikuti zoom secara langsung dari Italia mengungkapkan rasanya sehingga batik durian bisa tampil di Milan Fashion Week yang merupakan ajang bergengsi internasional.

Dia menyebutkan, sebelumnya Indonesia juga pernah ikut serta dalam ajang yang sama.

"Acara sebelumnya, pada Februari 2020, desainer Indonesia juga berpartisipasi pada ajang ini dengan menampilkan fashion khas Indonesia," katanya.

Sudah tentu lanjut dia, momentum seperti ini perlu terus dijaga, menjaga kehadiran di ajang fashion dunia penting dan perlu dilakukan.

"KBRI Roma mendukung penuh JYK dan promosi batik durian ini. Apresiasi juga karena kita bisa menampilkan 10 busana dan 40 kain batik durian khas Lubuklinggau.  Terimakasih ibu Rina Prana selaku Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Lubuklinggau dan ibu Jenny Kansil yang telah memperkuat diplomasi batik Inddonesia di Italia,” paparnya.

Tidak hanya itu, ada pula sambutan positif dari berbagai pihak di Italia baik masyarakat maupun media. Tidak hanya motif, namun proses pembuatan yangg ecofriendly dan alami.

"Hal ini juga mampu memperkuat ekonomi kreatif bagi desainer dan UMKM di Indonesia. Saya yakin, akan semakin menciptakan peluang promosi dan ekspansi produk fashion Indonesia di dunia internasional," tutupnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved