Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Elpiji 3 Kg Langka di Lubuklinggau, Ada Harga tak Ada Barang

Pertamina Patra Niaga senantiasa menjaga agar stok dan penyaluran LPG 3 Kg Bersubsidi dalam kondisi aman.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS
Warga RT 05 Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau saat mengantri gas melon 3 Kg, Jumat (15/10/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Sejak pagi Yudima dan puluhan warga lainnya sudah mengantri di agen elpiji 3 kilogram (Kg) di sebuah agen tak jauh dari rumahnya.

Ibu muda berusia 38 tahun ini bercerita bila di tempat tinggalnya RT 05 Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, gas melon susah didapat.

Rata-rata masyarakat mengeluh dan sangat keberatan karena keberadaan elpiji 3 Kg sangat sulit didapat.

Menurutnya, apabila terlambat mengantri dua jam saja tidak akan kebagian, itulah sebabnya Yudima sudah mengantri di pangkalan sejak pagi.

Bahkan, demi mengantri untuk dapat gas elpiji 3 Kg, Yudima bersama suaminya terpaksa harus libur berjualan pentol kuah.

"Tempat kami ini (Senalang) gas elpiji 3 Kg harganya ada tapi barangnya kadang tidak ada, harganya di tingkat pengecer sampai Rp 35 ribu," ungkap Yudima pada Tribunsumsel.com, Jumat (15/10/2021).

Sebagai pedagang pentol kuah ketersediaan gas elpiji 3 Kg sangat membantu usahanya, itulah sebabnya ia sangat keberatan bila elpiji di wilayah tempat tinggalnya langka.

"Selama ini usaha kami (pentol kuah) mengandalkan elpiji 3 Kg. Tapi sayangnya gas tempat kami ini masuknya seminggu sekali, kami inginnya seminggu ini dua kali, bila habis kami terpaksa keliling cari di pengecer," katanya.

Hanya saja, meski sulit ia mengapresiasi langkah pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau untuk penyaluran elpiji 3 Kg, sebab Pemkot saat ini memberlakukan setiap pembelian warga harus membawa kartu keluarga (KK).

"Walau pun sulit kami ada terima kasihnya, karena sekarang tidak seperti kemarin-kemarin, semua orang bebas beli di pangkalan, sekarang hanya boleh masyarakat sekitar sesuai data, harganya juga lumayan murah hanya Rp 16 ribu," ungkapnya.

Baca juga: Pimpin Sertijab Iptu Dwi Hendro Saputro SH Jadi Kapolsek Pengandonan, Ini Pesan Kapolres OKU

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved