Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Diskominfo Lubuklinggau Gelar Rapat Pengintegrasian Aplikasi OPD ke Portal Smart City 

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Lubuklinggau menggelar rapat pengintegrasian aplikasi OPD ke Portal Smart City (SSC).

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Diskominfo Kota Lubuklinggau
Kadiskominfo Erwin Armeidi saat menjelaskan Silampari Smart City (SSC) yang akan dilaunching pada peringatan ke-20 HUT Kota Lubuklinggau, pada 17 Oktober 2021 mendatang 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Lubuklinggau menggelar rapat pengintegrasian aplikasi OPD ke Portal Smart City (SSC).

Rapat tersebut dilaksanakan di Op Room Dayang Torek, Perkantoran Pemkot Lubuklinggau, Kamis (14/10). 

Rapat tersebut dipimpin Wali Kota Lubuklinggau, diwakili Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Kgs Effendi Ferry.  

Kadis kominfo, Erwin Armeidi didampingi Sekretaris Dinas, Febrio Fadilah dan Kabid Telematika, Nata Suryapati menjelaskan Silampari Smart City (SSC) akan dilaunching pada peringatan ke-20 HUT Kota Lubuklinggau, pada 17 Oktober 2021 mendatang. 

"Silampari Smart City isinya kumpulan aplikasi di OPD. Ada pula data statistik sektoral. Dinas Kominfo sendiri merupakan wali data dan OPD disini adalah sebagai produsen data. Selain itu kami juga masih mengumpulkan beberapa aplikasi dari pusat, seperti informasi harga pangan dan lain sebagainya," jelasnya. 

Erwin mencontohkan, seperti aplikasi pada Dinas Pendidikan (Disdik), nantinya akan tergambar jumlah guru, jumlah sekolah dan lain-lain, itu adalah data statistik sektoral di Disdik. 

"Sebagai informasi juga, kita membangun dua Command Center (CC). Pertama di Pemkot, kedua di Mapolres Lubuklinggau. Yang di Mapolres sebagai pemantauan keamanan serta arus lalulintas," katanya. 

Erwin juga memaparkan, di CC Pemkot Lubuklinggau nantinya akan connect di CCTV yang ada di OPD.

"Namun masyarakat tidak bisa melihat semua titik CCTV, yang di jalan-jalan saja," ungkapnya.

Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Kgs Effendi Fery mengatakan dari 39 OPD, saat ini baru 20 OPD yang telah memiliki aplikasi. 

"Saat ini, aplikasi sangat dibutuhkan masyarakat, apalagi Kota Lubuklinggau adalah kota jasa. Makanya, ini adalah bentuk inovasi," ujarnya. 

Diharapkan, menjelang HUT Kota, akan ada penambahan aplikasi sehingga lebih mudah nantinya terutama pada OPD pelayanan.

"Karena pelayanan kita harus cepat, itu harapan pak wali," tutupnya (RIL)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved