Breaking News:

Berita Banyuasin

Cerita Sekda Banyuasin Senen Har, Patuh Sama Orangtua Pasti Ada Jalan Terbaik Menjadi Orang Sukses

karena permintaan orangtua dan sudah direstui, Senen Har mengikuti tes ASN. Tak ada hambatan, ia lulus tes menjadi CPNS. S

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Sekda Banyuasin, Dr H M Senen Har SIP MSi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Terlahir dari keluarga yang basicnya guru, Dr H M Senen Har SIP MSi tak menyangka perjalanan karirnya bisa menduduki posisi Aparatur Negeri Sipil (ASN) tertinggi di Kabupaten Banyuasin.

Pria tiga anak ini, sempat tidak berminat untuk mendaftar menjadi seorang ASN saat itu. Karena, sejak kecil pria kelahiran Ngulak Sanga Desa 16 Oktober 1967 ini, sudah bercita-cita ingin menjadi seorang dokter.

Namun, cita-citanya harus pupus karena keterbatasan biaya dari orangtua saat itu. Karena, orangtuanya yang hanya seorang guru hanya bisa menyekolahkan dirinya serta delapan saudaranya hingga jenjang pendidikan atas atau SMA. Senen Har, mengubur cita-citanya tersebut dalam-dalam, meski ada rasa kekecewaan di dalam hatinya karena cita-cita yang diidamkan harus pupus.

"Saat itu, karena tak bisa jadi dokter, saya sampai tidak makan satu minggu. Rasa kecewa, karena tidak dapat jadi dokter. Namun, saya tidak mau terbawa situasi dan memutus untuk melamar pekerjaan di PTPN VII," ujar pria yang bergelar Doktor ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia ini, Kamis (14/10/2021).

Dikenal pintar saat sekolah karena selalu menjadi juara umum, berbekal basic ilmu pertanian saat sekolah SPP Sembawa, dengan mulusnya ia diterima di PTPN VII. Tugasnya saat itu, menjadi koordinator para mandor yang mengawasi pekerjaan di lapangan.

Sudah nyaman bekerja, ternyata orangtuanya membawa kabar adanya penerimaan ASN. Saat itu, ia diminta orangtuanya untuk mendaftar menjadi seorang ASN. Namun, dalam hati Senen Har masih nyaman dengan pekerjaan yang sedang digelutinya.

Namun, karena permintaan orangtua dan sudah direstui, ia mengikuti tes ASN. Tak ada hambatan, ia lulus tes menjadi CPNS. Sebelum bertugas sebagai CPNS, Senen Har masih tetap bekerja di PTPN VII.

"Menunggu SK selama setahun. Jadi, saya tetap bekerja di PTPN VII. Setelah setahun, SK keluar bertepatan dengan saya mau menikah. SK keluar, saya langsung bertugas sebagai CPNS. Di PTPN VII, saya memutuskan untuk mengundurkan diri," ujar pria yang sudah mengikuti 33 pelatihan dan kursus ini.

Lanjut pria yang mendapatkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden Jokowi ini, awal bertugas di Telang Jaya. Awalnya sempat tak berminat, namun Senen Har tetap berkomitmen untuk menjalankan tugasnya secara profesional, bekerja sebaik mungkin dan juga ikhlas.

Komitmen yang dipegangnya tersebut, membuatnya mendapatkan kepercayaan untuk menjadi PJ Kades Telang Jaya. Mulai saat itu, karirnya kian hari kian menanjak. Sejumlah posisi jabatan diperolehnya, mulai dari Sekretaris Lurah, Kabag, Camat, asisten hingga dipercaya menjadi Sekretaris Daerah saat ini.

Baca juga: Sudah 23 Hari Tidak Ada Kasus Baru Corona di Kabupaten Empat Lawang

Jabatan yang dipercayakannya, tidak membuatnya senang. Konsisten dalam bekerja, terus dilakukan. Tugas yang diberikan kepadanya, juga tidak mau dianggapnya sepeleh. Karena, itu sudah menjadi komitmennya sejak dulu dalam bekerja.

"Bekerja itu harus dikerjakan dengan penuh komitmen, ikhlas dan bertanggungjawab. Itu pertama, kedua keramat kita itu orangtua. Karena, ridhonya Allah itu balik ke orangtua dan saya sudah rasakan itu. Kita itu harus ada prinsip dan komitmen," ungkapnya.

Selain itu, ia juga berkomitmen pendidikan juga sangat penting. Maka dari itulah, ia terus berkomitmen untuk sekolah setinggi-tinggi. Pendidikan yang tinggi, membuka wawasan yang luas. Dari itulah, ia yang dipercaya menjabat sebagai Sekda Banyuasin saat ini juga membutuhkan pengetahuan dan pengalaman yang banyak. Sehingga, dapat membantu bupati dan wakil bupati dalam membuat program kerja maupun kegiatan yang pro terhadap rakyat.

Baca berita lainnya langsung dari google  news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved