Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Batik Air Kembali Terbang dari Lubuklinggau, Ini Syarat Calon Penumpang

Setelah lama tak terbang, Kamis (14/10/2021) hari ini, maskapai Batik Air kembali beroperasi di Bandara Silampari Kota Lubuklinggau.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS
Suasana Bandara Silampari Lubuklinggau di hari pertama penerbangan, Kamis (14/10/2021). Batik Air kembali terbang dari Bandara Silampari setelah sempat beberapa waktu tidak terbang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Setelah lama tak terbang, Kamis (14/10/2021) hari ini, maskapai Batik Air kembali beroperasi di Bandara Silampari Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel).

Maskapai yang tergabung dalam Lion Group ini mulai terbang hari ini (red) sampai dengan seterusnya dengan rute tujuan Lubuklinggau - Jakarta dan sebaliknya.

Pantauan Tribunsumsel.com di lapangan, Bandara Silampari sejumlah kendaraan para pengantar maupun penjemput sejak pagi terlihat berlalu lalang mulai memadati lapangan parkir Bandara Silampari. Mereka ada yang menjemput dan ada juga yang mengantar.

Kepala Bandara Silampari, Mega Hardiansyah melalui Plt Kasubsi Teknik Operasi dan Keselamatan Darurat (TOKP), Muhammad Mada Anggana mengatakan kembali operasinya maskapai di Bandara Silampari karena banyaknya permintaan masyarakat.

"Untuk hari ini (Red) saja keterisian penumpang sudah 70 persen dari kapasitas 120 penumpang, sementara dari Jakarta ke Lubuklinggau 90 persen," ungkap Mada pada Tribunsumsel.com, Kamis (14/10/2021).

Mada menuturkan, jadwal penerbangan di Bandara Silampari untuk sementara tiga kali dalam sepekan yakni Selasa, Kamis dan Sabtu dengan syarat dan ketentuan mengacu pada Surat Edaran Wali Kota Lubuklinggau No: 550/298/DISHUB 2021.

"Syaratnya yakni vaksinasi dosis kedua dan negatif antigen H-1, lalu vaksinasi dosis pertama dan negatif RT-PCR H-2," ujarnya.

Kemudian calon penumpang mengunduh, mengisi data sesuai dengan permintaan dari aplikasi peduli lindungi dan pembelian tiket bisa dilakukan secara online dan offline di Bandara Silampari.

Mada memprediksi, kemungkinan jumlah penumpang akan semakin meningkat seiring mulai aktifnya frekuensi penerbangan di Bandara Silampari Lubuklinggau.

"Proyeksi penumpang sebelum pandemi kemarin diangka 80 persen, kemungkinan akan meningkat lagi, minimal kembali seperti seperti sebelum pandemi," ungkapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved