Breaking News:

Menuju Herd Immunity

Zero Kasus Positif, Pagaralam Turun Level 1 PPKM, Status Tetap Zona Kuning

Selasa (12/10/2021) status level PPKM untuk Kota Pagaralam kembali turun menjadi level I dan berstatus zona kuning.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/WAWAN SEPTIAWAN
Zero kasus positif Covid-19, Kota Pagaralam ditetapkan menjadi level 1 PPKM. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Setelah sempat berada di Level 3 status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan juga sempat menyandang status Zona Merah pada Juli 2021 lalu, saat ini kondisi di Kota Pagaralam makin baik.

Beberapa bulan lalu status zona turun menjadi level 2 dan berstatus Zona Kuning. Seiring dengan terus menurunnya jumlah penambahan warga Pagaralam yang terpapat Virus Corona (Covid-19). Bahkan grafiknya terus melandai.

Kemarin Selasa (12/10/2021) status level PPKM untuk Kota Pagaralam kembali turun menjadi level I dan berstatus zona kuning. Status ini ditetapkan berdasarkan asesmen dari Kementrian Kesehatan RI.

Berdasarkan data yang didapat, saat ini Kota Pagaralam sudah zero kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sejak Senin (11/10/2021) kemarin.

Walikota Pagaralam Alpian Maskoni melalui Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Pagaralam Drs Syamsul Bahri Burlian membenarkan jika saat ini status level PPKM untuk Kota Pagaralam kembali turun menjadi level I.

"Benar saat ini kita berada dilevel I. Status ini ditetapkan oleh kementrian kesehatan langsung melalui asesmen," ujarnya.

Melihat status ini Pemerintah Kota Pagaralam mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dan masyarakat Kota Pagaralam yang telah mendukung dan terlibat dalam penanganan Covid-19 di Kota Pagaralam.

"Turunnya level ini berkat kerja keras semua pihak yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di Pagaralam. Untuk itu kami ucapkan terima kasih," katanya.

Namun Syamsul, mengingatkan kepada seluruh masyarakat Pagaralam untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 5 M. Pasalnya saat ini pandemi Covid-19 masih belum berakhir.

"Kita tidak boleh lalai dan abai, protokol kesehatan tetap harus diterapkan dan capaian vaksin harus tetap ditingkatkan. Mencegah lebih baik daripada mengobati," tegasnya. (wawan septiawan)

Baca juga: Update 13 Oktober 2021, Warga OI Divaksin Covid-19 Capai 71.037 Orang, Progres 22,16 Persen

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved