Breaking News:

Berita Palembang

Mengintip Perjalanan Kopi Kenangan di Palembang, Setahun Ekspansi Miliki 11 Cabang 

Kopi Kenangan di Palembang Hadir sejak Maret 2020 lalu. Hingga kini Kopi Kenangan ada 11 cabang di Palembang.

Penulis: Hartati | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/HARTATI
Pegawai Kopi Kenangan memperlihatkan varian kopi dan non kopi yang ditawarkan di outlet nya di Social Market, Rabu (13/10/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Belakangan ini semakin banyak bermunculan cafe atau tempat nongkrong yang menawarkan beragam kopi yang digemari milenial hingga kalangan keluarga. 

Salah satunya kopi Kenangan.

Hadir sejak Maret 2020 lalu atau saat awal pandemi ternyata tidak membuat bisnis kopi ini surut bahkan semakin melebarkan sayap karena hingga kini ada 11 cabang di Palembang. 

Dalam waktu dekat bahkan akan menambah dua gerai baru lagi hingga akhir tahun sehingga menjadi 13 cabang. 

"Rencananya akan hadir di Celentang dan Demang Lebar Daun," kata Area Manager Kopi kenangan Palembang Lampung, Guntur Rivani, Rabu (13/10/2021). 

Guntur mengatakan ada beragam pilihan minuman yang dihadirkan buka cuma varian kolin saja tapi juga teh, coklat hingga Thai tea dan minuman buble. 

Guntur mengatakan setiap hari kopi bisa laku terjual hingga 3.000 cup minuman semua varian baik kopi maupun non kopi.

Itulah alasannya mengapa tetap berani ekspansi meski pandemi karena pangsa pasar Palembang sangat menjanjikan. 

Kopi ini juga hadir bukan cuma di mal saja tapi juga di berbagai outlet yang memiliki lokasi strategis sehingga mudah dijangkau konsumen. 

Dikatakan Guntur kopi kenangan berani menawarkan kopi dengan harga bersahabat namun cita rasa yang sama dengan merek lainnya. 

Harga jual dibandrol mulai Rp 18 ribu per cup.

Pada momen tertentu juga bahkan ada promo beli satu gratis satu hingga promo hemat lainnya yang tersedia di aplikasi Kopi kenangan. 

"Kita tampil berani menawarkan ngopi enak dengan harga terjangkau sebab selama ini kopi enak selalu dianggap mahal," kata Guntur. 

Kopi yang digunakan merupakan kopi asli lokal yakni Robusta dan Arabika sehingga bisa mengangkat perekonomian petani kopi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved