Breaking News:

Berita OKU Selatan

Gajah Makin Agresif, BKSDA Ubah Rencana Evakuasi Gajah Betina di OKU Selatan

Upaya translokasi seekor gajah liar di hutan Kawasan Mekakau Ilir, OKU Selatan yang dilakukan BKSDA dan Pemkab OKU Selatan tidak berhasil dilakukan

SRIPOKU/ALAN
Dua ekor Gajah pikat untuk proses evakuasi Gajah Liar di wilayah Mekakau Kabupaten OKU Selatan, Selasa (24/8/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA--Setelah lebih kurang 40 hari, upaya translokasi seekor gajah liar di hutan Kawasan Mekakau Ilir, OKU Selatan dengan mekanisme penggiringan belum membuahkan hasil.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel dan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan akhirnya mengubah rencana mekanisme pemindahan.

Dikatakan Koordinator Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resosrt SM Gunung Raya Herman IB, saat ini pihaknya menargetkan mengkoordinir pergerakan gajah dengan rencana sementara waktu memasang GPS.

"Untuk sementara kita lakukan perubahan rencana, karena upaya lalu gajah semakin agresif, jadi target sekarang belum kita pemindahan dulu, kita pasang GPS untuk memantau gajah,"kata Dia, Rabu (13/10/2021).

Dikatakannya, gajah yang semakin agresif membuat tim sempat diistirahatkan selama 2 pekan sejak pencarian penghujung Agustus lalu.

Namun setelah hasil koordinasi wacananya akan dilakukan pencarian lanjutan Jumat (15/10/2021) mendatang.

"Sebab, sekarang kalau ada terdengar pergerakan manusia gajah mengejar, sementara ini setelah dipasang GPS kita tunggu hingga agresifnya mereda untuk rencana selanjutnya"ungkapnya.

Terpisah, Kepala BKSDA Sumsel, Ujang Wisnu Barata dalam rakor bersama Pemda OKU Selatan dalam rakor bersama Pemda OKU Selatan mengatakan akan tetap berupaya memindahkan gajah.

"Berdasarkan arahan dari pusat, bagaimanapun Gajah Meili harus dipindahkan. Untuk itu, kita tidak menargetkan batas waktu tapi kita mengupayakan ini agar selesai,"ujarnya.

Wisnu Barata merunutkan terdapat dua kelompok Gajah Liar di Kabupaten OKU Selatan, lokasi kelompok gajah pertama diwilayah Kecamatan hutan Buay Pemaca dan Wilayah Mekakau Ilir.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved