Breaking News:

Divonis 8 Tahun Penjara Karena Bunuh Pemerkosa Istri, Yos Akhirnya Mau Terima Putusan Hakim

Setelah pikir-pikir Yos Ariansyah akhirnya menerima vonis delapan tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Prawira Maulana
EKO HEPRONIS
Yos saat sidang vonis. Dia divonis 8 tahun penjara karena membunuh pemerkosa istrinya. 

Sedangkan hal yang meringankan  terdakwa, selama persidangan terdakwa telah berterus terang mengakui perbuatanya, dan terdakwa belum pernah dihukum.

Awal Mula Cerita Yos Membunuh Dedi

Burman bercerita kasus  penganiayaan berujung meninggalnya korban ini bermula saat Yos sepulang bekerja mendapat cerita dari istrinya telah diperkosa oleh Dedi.

Mendengar cerita itu Yos langsung marah dan sempat mencari Dedi untuk mempertanyakan kasus tersebut, namun saat itu keduanya tak kunjung bertemu.

Kemudian pada 28 Maret 2021 sekira pukul 10.00 WIB terdakwa melihat korban Dedi sedang melintas menggunakan sepeda motor di depan rumahnya.

"Melihat Dedi melintas Yos yang telah lama ingin menemui korban dan menyelesaikan permasalah yang sempat diadukan oleh istrinya, langsung keluar rumah untuk menemui Dedi sembari membawa pisau," ungkapnya.

Ketika Dedi kembali melintas di depan rumah Yos, Yos pun langsung meminta Dedi  “Berhenti” namun tidak dihiraukannya. Karena kesal Yos langsung melemparkan kayu yang dibawanya ke arah Dedi sehingga Dedi terjatuh dari motor yang dikendarainya.

"Melihat Dedi terjatuh, Yos langsung menusuk Dedi menggunakan pisau yang dibawanya. Mendapatkan serangan Dedi melakukan perlawanan dan merebut pisau milik Yos, sehingga Yos pun mengalami luka di bagian tangan karena menahan pisau tersebut.

"Mendengar kejadian ribut-ribut di depan rumah, Istri Yos keluar rumah dan berusaha melerai pertengkaran tersebut, hingga akhirnya pertikaian tersebut berhenti dan Dedi pun pergi ke arah rumahnya menggunakan motor untuk meminta pertolongan," ujarnya.

Namun sayangnya nyawa korban tidak dapat diselamatkan setelah sempat dibawa ke klinik oleh masyarakat dan keluarganya untuk mendapatkan pertolongan.

"Jadi ini lebih tepatnya penganiayaan karena meninggalnya korban Dedi ini di klinik bukan meninggal ditempat, akibat kejadian ini Yos juga terluka ditangannya," ungkapnya. (Joy)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved