Breaking News:

Divonis 8 Tahun Penjara Karena Bunuh Pemerkosa Istri, Yos Akhirnya Mau Terima Putusan Hakim

Setelah pikir-pikir Yos Ariansyah akhirnya menerima vonis delapan tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Prawira Maulana
EKO HEPRONIS
Yos saat sidang vonis. Dia divonis 8 tahun penjara karena membunuh pemerkosa istrinya. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Setelah pikir-pikir Yos Ariansyah akhirnya menerima vonis delapan tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau padanya.

Warga Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas (Mura) ini masuk penjara karena menusuk Dedi Irawan. Pasalnya korban yang saat itu berusia 34 tahun telah memperkosa istrinya.

Penasehat Hukum Terdakwa dari Pusbakum Silampari, Burmasyahtia Darma SH mengatakan, bila hasil pikir-pikir dan konsultasi dengan Yos akhirnya mau menerima dan ikhlas.

"Tim kuasa hukum sudah menemui Yos di Lapas Lubuklinggau hasilnya dia (Yos) menerima dan bakal menjalani putusan putusan pengadilan," ungkapnya pada Tribunsumsel.com, Rabu (13/10/2021).

Burman menjelaskan, alasan Yos menerima sebagai bentuk tanggung jawab perbuatannya telah menghilangkan nyawa orang lain.

"Alasannya mengakui karena memang dia melakukan tindak pidana, walau pun alasannya sakit hati karena istrinya diperkosa," ujarnya.

Sebelumnya, vonis delapan tahun penjara, yang dijatuhkan kepada Yos lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau yang menuntutnya 12 tahun penjara.

Ketua Majelis Hakim PN Lubuklinggau, Yopy Wijaya dalam persidangan beberapa waktu lalu mengatakan, berdasarkan fakta persidangan terdakwa secara sah menurut hukum bersalah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana pembunuhan dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain.

Menurut Yopy kala itu hal yang memberatkan terdakwa, karena perbuatannya merupakan perbuatan meresahkan masyarakat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved