Breaking News:

Berita OKI

Diduga Lakukan Asusila pada Dua Keponakan, Paman di OKI Ditangkap Jatanras

Unit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap RO (20) di Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten OKI, Rabu (12/10/2021)

Tribun Solo/Google
Ilustrasi asusila. Polisi menangkap seorang paman di OKI karena Diduga melakukan asusila terhadap dua keponakannya. 

Berdasarkan penyelidikan awal, korban diduga telah diancam agar tidak melaporkan tindakan asusila yang sudah dialaminya. 

Hal itu juga menimbulkan trauma di benak dua kakak beradik tersebut. 

"Sementara, setelah mendapat perbuatan asusila, korban diduga mendapat ancaman. Diantaranya juga dicubit mencubit agar tidak menceritakan hal itu kepada siapapun termasuk kedua orang tuanya," ujar Masnoni. 

Atas perbuatan itu, RO terancam dijerat dengan pasal Pasal 82 ayat 2 jo Pasa 76 hurup e UU RI Nomor 17 tahun 2016 penetapan Perpu Nomor 1 tahun 2016 perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2020 tentang perlindungan anak. 

Dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun paling lama 15 tahun dan denda Rp.5 milyar.

Keluarga Sempat Bimbang Melapor Polisi

Diberitakan sebelumnya,  Keluarga kakak beradik asal Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten OKI Sumsel diduga jadi korban perbuatan asusila sempat ragu untuk melaporkan tindakan tersebut. 

Sebab terduga pelaku yang tak lain adik kandung dari ayah kedua korban, bersama keluarganya telah berujar akan melapor kepada pihak kepolisian.

"Katanya dia mau melapor juga ke polisi," kata DN (27) ibu korban saat membuat laporan ke Mapolda Sumsel, Selasa (12/10/2021). 

Lanjut dikatakan, terduga pelaku berencana akan melaporkan tindakan kekerasan yang telah dialami akibat diamuk massa. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved