Breaking News:

Menuju Herd Immunity

Wawako Palembang Fitrianti Pantau Vaksinasi di SMPN 13 Palembang, Ada 9 Sekolah Gelar Vaksinasi

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMPN 13 Palembang, Selasa (12/10/2021).

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/SRI HIDAYATUN
Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMPN 13 Palembang, Selasa (12/10/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMPN 13 Palembang, Selasa (12/10/2021).

Sebanyak 731 siswa mengikuti vaksinasi ini yang digelar khusus bagi siswa SMPN 13 Palembang.

"Alhamdulilah hari ini kita meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di SMPN 13 Palembang yang digelar dengan protokol kesehatan yang ketat," ujarnya.

Kata dia, hingga saat ini total sudah ada 9 sekolah yang menggelar vaksinasi di sekolah.

"Saat ini pencapaian vaksinasi secara keseluruhan sudah 50 persen dari target 1,2 juta sasaran. Harusnya target kita akhir Oktober ini sudah mencapai 70 persen dan sampai akhir tahun bisa 100 persen," tuturnya.

Namun, kata dia pihaknya terus berupaya untuk bisa mendorong percepatan vaksinasi ini.

"Kita juga meminta kepada walisiswa melalui sekolah bagi anak yang sudah berusia 12 tahun plus dua hari silakan lakukan vaksinasi tanpa harus menunggu dari sekolah," beber dia.

Terkait rencana memakai aplikasi Peduli Lindungi di sekolah ia mengaku masih sedang mengkaji.

"Rencana itu ada seperti di tempat umum, pelayanan publik termasuk sekolah tanpa tentunya harus ada kajian dulu dan kita berharap zonq kita kuning saat ini bisa berubah jadi zona hijau," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 13 Palembang, Slamet Cahyono mengatakan dari total sebanyak 950 siswa yang masuk kategori usia 12 tahun plus dua hari sebanyak 731 siswa yang mengikuti vaksinasi hari ini.

"Ya, ada sebanyak 700an siswa yang ikut vaksinasi ini tentunya dengan izin orangtua," tegas dia.

Bahkan, antusias siswa dan orangtua juga cukup besar terlihat dari ada orangtua yang datang bawa anaknya vaksin padahal kondisi anak dalam keadaan kurang sehat.

"Setelah konsultasi ke dokter atau timnya maka tidak bisa. Ini salah satu menunjukkan kalau ada rasa antusias dari walisiswa tadi," tuturnya.

Terkait, PTM ia mengaku berjalan baik tanpa ada tanda-tanda kluster baru.

Baca berita lainnya langsung dari google  news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved