Breaking News:

Berita Palembang

Pemkot Palembang-Pemprov Sumsel Terus Kejar Pembayaran Pembehasan Lahan Flyover Simpang Sekip

Pembangunan FO di Simpang Angkatan 66 belum dilakukan masih menunggu masalah pembebasan lahan yang belum seluruhnya selesai.

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Vanda Rosetiati
SRIPOKU.COM
Pembangunan fly over (FO) di Simpang Angkatan 66 atau Simpang Sekip memang belum dilakukan oleh pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Sumsel masih menunggu masalah pembebasan lahan yang belum seluruhnya selesai. 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG - Pembangunan fly over (FO) di Simpang Angkatan 66 atau Simpang Sekip memang belum dilakukan oleh pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Sumsel masih menunggu masalah pembebasan lahan yang belum seluruhnya selesai.

Walikota Palembang, Harnojoyo menegaskan ia juga telah memantau secara langsung progres untuk fly over ini.

"Kita sudah meninjau tadi dan memang tinggal 4 persil lagi menunggu pembayaran saja," ujarnya, Selasa (12/10/2021).

Kata dia, insya Allah pembayaran ini akan segera diselesaikan karena hanya menunggu kelengkapan berkas administrasi saja tak ada kendala lainnya.

"Sesuai progres dari balai November ini akan dilakukan ground breaking. Nah ini kita pastikan lahan selesai yang menjadi kewenangan pemerintah kota Palembang," ungkap dia.

Dari total 88 persil, Kota Palembang hanya memiliki kewenangan membayarkan sebanyak 17 persil dan 71 persilnya ditanggung Pemprov.

"Insya Allah kita yakin ini selesai dan fly over yang dibangun selama waktu 14 bulan ini akan segera terlaksana," ungkap dia.

Baca juga: Dirlantas Kombes Pol Hotman Sirait Raih Local Heroes Award, Jadi Motivasi untuk Lebih Baik

Sementara itu, Kepala Dinas PUBM TR Provinsi Sumsel, Darma Budhy mengatakan dalam minggu ini pihaknya akan kembali membayarkan sisa beberapa persil lagi.

"Dalam waktu dekat ini kita akan membayarkan lagi lahan fly over simpang sekip tahap 3 ini. Ini tinggal proses administrasi saja," ungkap dia.

Kata dia, sisa 31 persil ini akan segera dibayarkan oleh pihaknya dengan segera.

"Insya Allah di minggu ini karena kita juga sudah lakukan pembongkaran dan pemasangan merek,"tegasnya.

Kata dia, jika telah selesai maka semua laporan akan diberikan kepada pihak BBPJN Sumsel.

"Untuk Pemkot katanya sih sudah selesai, nah setelah kita bayarkan nanti akan kita laporkan ke BBPJN ini untuk menagih janji pembangunan yang akan dimulai groundbreaking tahun ini," ungkap dia.

Baca berita lainnya langsung dari google  news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved