Breaking News:

Berita Prabumulih

NIK Tak Valid Saat Hendak Vaksin, Warga Ramai Datangi Disdukcapil Prabumulih

Warga Prabumulih yang mengalami kendala NIK Tidak Valid dapat menghubungi Nomor Telepon/ WA Didukcapil Prabumulih.

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Kepala Disdukcapil Pemkot Prabumulih, Haryadi menyampaikan tentang banyaknya warga mendatangi Disdukcapil untuk mengurus NIK tidak Valid untuk dapat mendaftar vaksin. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Sejak beberapa hari terakhir sejumlah warga yang mengaku tak bisa ikut vaksin, terus mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Prabumulih.

Warga tersebut tidak bisa mengikuti vaksin lantaran Nomor Induk Kependudukan (NIK) tak valid sehingga tidak bisa dilakukan vaksin Covid 19 oleh petugas kesehatan.

Hal itu dibenarkan Kepala Disdukcapil Pemkot Prabumulih, Haryadi kepada wartawan ketika diwawancarai.

"Puluhan warga sudah datang ke dinas kita mengeluh tidak bisa vaksin karena data kependudukan tidak valid," ungkap Hariyadi.

Hariyadi mejelaskan, pihaknya sangat prihatin dan langsung membantu para warga yang meminta urusi NIK karena kasian dimana sudah antri lama di tempat vaksin namun justru tidak bisa.

"Yang datang dari berbagai tempat seperti kemarin 10 orang dari Tanjung Raman, 3 orang dari Gunung Ibul, Kemang Tanduk dan lainnya. Mereka tidak bisa vaksin padahal sudah antri dan menyempatkan waktu karena identitas tidak valid," jelansya.

Lebih lanjut Hariyadi mengaku alasan tidak validnya NIK tersebut karena belum online sehingga tidak bisa digunakan.

"Untuk masalah Nik sudah bagus, tetap sah, namun belum dionline kan saja. Karena Dinas Kesehatan langsung mengambil data dari Kemenkes dan Kemenkes menarik data dari Dirjen Dukcapil, tidak meminta data di kita," jelasnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat jika mengalami masalah serupa agar langsung melapor ke Disdukcapil.

"Akan segera kita proses, 1x24 jam sudah aktif lagi," lanjutnya.

Baca juga: Sukseskan Kota Tanggap Ancaman Narkoba, BNN Prabumulih Diminta Koordinasi Dengan Wartawan

Haryadi mengaku, untuk memudahkan warga pihaknya membuka layanan call center dengan nomor 082178969123 atau 08995030445 cukup dengan melampirkan foto KTP dan KK.

"Jadi warga yang sudah mengantre vaksin tak perlu lagi datang ke Disdukcapil jika NIKnya tidak valid. Cukup fotokan KTP dan KK melalui pesan whatsapp mala akan langsung ditindaklanjuti oleh petugas kami," bebernya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved