Breaking News:

Berita Muara Enim

Tingkatkan SDM Tenaga Puskesmas, Pemkab Muara Enim Gelar Bimtek 

Asisten Administrasi dan Umum Ir Maryana membuka Bimtek Teknis dan Pembinaan Penyusunan Laporan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah Puskesmas

SRIPOKU/ARDANI
Bimtek Teknis dan Pembinaan Penyusunan Laporan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah Puskesmas di Lingkungan Pemkab Muara Enim di ruang Rapat Bina Desa Dinas Pemberdayaan ke Masyarakat dan Desa Kabupaten Muara Enim 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM-Untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah, Pemkab Muara Enim menggelar Bimtek Teknis dan Pembinaan Penyusunan Laporan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah Puskesmas di Lingkungan Pemkab Muara Enim di ruang Rapat Bina Desa Dinas Pemberdayaan ke Masyarakat dan Desa Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel, Senin (11/10/2021).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Asisten Administrasi dan Umum Pemkab Muara Enim Ir Maryana didampingi Plt BPKAD Muara Enim Juli Jumatan dan narsum Dr. Haryanto, SE, MSI, Ak, C.A Tenaga Ahli / Peneliti Pengembangan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro Semarang beserta rekan. 

Sedangkan peserta sebanyak 70 orang dari Puskesmas, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran Pendapatan, dan BLUD Rumah Sakit. 

Menurut Maryana, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah.

"Semoga kehadiran narasumber dari lembaga yang kompeten ini, dapat membuka wawasan dan menambah pengetahuan kita terkait dengan Pengelolaan dan Penatausahaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah yang baik dan benar," katanya

Berdasarkan Keputusan Bupati Muara Enim Nomor 41/KPTS/DINKES/2020 tanggal 3 Januari 2020, Puskesmas dalam Kabupaten Muara Enim ditetapkan sebagai Unit Pelaksana Teknis yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 79 Tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Dikatakan Maryana, bahwa BLUD  merupakan sistem yang diterapkan oleh unit pelaksana teknis dinas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dalam pola pengelolaan keuangan, yang bertujuan memberikan layanan umum secara efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan azas keadilan, kepatutan dan manfaat sejalan dengan praktek bisnis yang sehat, untuk membantu pencapaian tujuan pemerintah daerah.

BLUD dalam pelaksanaan anggarannya harus melakukan penatausahaan keuangan paling sedikit memuat pendapatan dan belanja, utang dan piutang, persediaan, aset tetap dan investasi, serta ekuitas. BLUD juga berkewajiban untuk menyusun pelaporan danpertanggungjawaban berupa laporan keuangan.

Laporan keuangan yang wajib disusun terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LPSAL), Neraca, Laporan Operasional (LO), Laporan Arus Kas (LAK), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK).

Laporan Keuangan BLUD merupakan bagian dari Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, sehingga merupakan salah satu syarat dalam penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2021 (Unaudited) yang direncanakan akan disampaikan kepada Badan Pemeriksa Keuangan pada Bulan Februari 2022.

Sehubungan dengan hal tersebut, lanjut Maryana, maka untuk membekali para Aparatur Pengelola Keuangan BLUD agar memiliki pemahaman dan kemampuan yang memadai terutama mengenai Pengeloiaan Keuangan BLUD, maka Pemkab Muara Enim melaksanakan Bimbingan Teknis dan Pembinaan Penyusunan Laporan Keuangan BLUD Puskesmas.

Tujuannya tidak lain  meningkatkan pemahaman terkait dengan tata cara penyusunan rencana bisnis anggaran, pelaksanaan, penatausahaan, pertanggungjawaban, serta penyusunan laporan keuangan pada Badan Layanan Umum Daerah.

Sehingga persamaan persepsi dari para pelaku Pengelolaan Keuangan BLUD, transparansi dan akuntabilitas dalam Pengelolaan Keuangan BLUD dapat terwujud. 

Kemudian, dirinya berharap agar peserta Bimtek dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengetahuan dan menggali berbagai informasi yang pada akhirnya dapat melaksanakan berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah secara baik dan cepat terkait pengelolaan keuangan BLUD.

Sehingga ke depan diharapkan kita dapat mempertahankan opini “WTP” yang telah diberikan BPK-RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. (SP/ARDANI)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved