Breaking News:

Berita Pagaralam

Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Pagaralam, Ketua DPRD Minta Pemkot Ambil Langkah Tegas

Ketua DPRD Kota Pagaralam Jenni Sandiyah mengatakan keresahan masyarakat atas kelangkaan gas 3 Kg menjadi perhatian DPRD.

SRIPOKU/WAWAN
Pemkot Pagaralam bersama agen Gas 3 Kg menggelar operasi pasar untuk mengatasi kelangkaan Gas bersubsidi di lapangan merdeka Alun-alun utara Pagaralam, Selasa (5/10/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Beberapa pekan belakangan ini keberadaan Gas LPG Bersubsidi 3 Kilogram di Pagaralam dan sekitarnya mengalami kelangkaan.

Hal ini membuat banyak masyarakat pengguna gas bersubsidi tersebut resah.

Pasalnya untuk mendapatkan gas untuk masyarakat miskin tersebut sangat sulit didapat baik diagen, pangkalan hingga pengecer.

Bahkan Pemkot Pagaralam telah melakukan operasi pasar untuk mengatasi kelangkaan gas 3 Kg tersebut.

Namun masih saja membuat keberadaan gas 3 Kg sering mengalami kelangkaan.

Melihat kondisi ini DPRD Kota Pagaralam meminta Pemkot Pagaralam melalui Walikota Pagaralam Alpian Maskoni segera mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan surat edaran.

Ketua DPRD Kota Pagaralam Jenni Sandiyah mengatakan, keresahan masyarakat atas kelangkaan gas 3 Kg menjadi perhatian pihaknya.

"Kita sudah melakukan RDP dengan pihak Disperindagkop. Berdasarkan informasi dari mereka penyebab kelangkaan ini salah satunya ialah rusaknya SPBE yang ada di Kabupaten Lahat," ujarnya.

Namun hal ini bukan menjadi alasan untuk pasrah, untuk mengantisipasi terjadi kelangkaan terus menerus Pemkot harus mengambil langkah tegas.

"Walikota harus mengambil kebijakan non populer atau membuat surat edaran terkait hal ini. Surat edarannya berkaitan dengan kuota gas 3 Kg di Pagaralam dan bagaimana pengawasannya penyalurannya agar tepat sasaran," katanya.

Baca juga: Warga Pagaralam Dapat Mengajukan Pinjaman Bunga Nol Persen ke Bank Sumsel Babel, Ini Syaratnya

Selain itu, karena sudah ada Peraturan Walikota (Perwako) terkait regulasi Gas 3 Kg ini maka pengawasan bisa dilakukan oleh Sat Pol PP Kota Pagaralam.

"Sidak para ASN dan pelaku UMKM yang masih menggunakan gas 3 Kg. Jika didapati ada maka harus ditertibkan bahkan diberikan saksi. Hal ini agar masyarakat miskin benar-benar bisa menjadi penerima manfaat gas bersubsidi ini," jelasnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved