Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Usai Gerebek Bandar Narkoba di Muara Tiku Muratara, BNN Lubuklinggau Bakal Bentuk Tim Terpadu

Kepala BNNK Lubuklinggau, AKBP Himawan Bagus Riyadi belum lama ini menyebut bila peredaran narkoba di Muratara saat ini sudah sangat darurat.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Kepala BNNK Lubuklinggau, AKBP Himawan Bagus Riyadi saat memimpin rilis penangkapan bandar narkoba di Desa Muara Tiku Dusun 2, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Saat ini peredaran narkotika di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kian marak hingga menyasar sampai ke wilayah perkampungan.

Peredaran narkotika ini memang sering kali menjadi sensasi.

Mulai dari ungkap kasus ladang ganja, sampai penggerbekan kampung narkoba.

Terbaru Badan Narkotika Nasional (BNN) Lubuklinggau menggerebek seorang bandar di Desa Muara Tiku yang menyediakan tempat untuk memakai narkoba dilokasi.

Kepala BNNK Lubuklinggau, AKBP Himawan Bagus Riyadi belum lama ini menyebut bila peredaran narkoba di Kabupaten Muratara saat ini sudah sangat darurat.

"Kalau dikatakan zona merah bisa jadi, rawan sekali perlu penangan khusus mengenai narkoba oleh tim terpadu (gabungan BNN dan Pemkab Muratara," ungkap Himawan pada wartawan.

Menurut Himawan leluasanya peredaran narkoba di Kabupaten Muratara karena di wilayah itu belum adanya BNN dan selama ini hanya mengandalkan pihak kepolisian yang personilnya juga terbatas.

"Kita sudah koordinasi dengan BNN provinsi, hasilnya  kita (BNN Lubuklinggau) diperintahkan untuk segera koordinasi dengan Pemkab Muratara mengenai masalah ini," ujarnya.

Himawan mengatakan dalam waktu dekat BNN Lubuklinggau akan segera berkoordinasi dengan Pemkab Muratara agar segera membentuk tim ini.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved