Breaking News:

Berita Palembang

Cerita Ediyanto, Warga 5 Ulu Palembang Beli Token Jargas Rp 50 ribu untuk Sebulan

Ediyanto (32) warga 5 ulu Palembang menceritakan pengalaman memakai gas alam kurang lebih selama dua tahun terakhir.

TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAT
Ediyanto seorang warga Lorong Mufakat RT 58 Kelurahan 5 Ulu yang memakai Jaringan Gas Kota (Jargas) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Warga Lorong Mufakat Kelurahan 5 Ulu,  RT 58, telah memakai Jaringan gas (jargas) alam selama kurang lebih 2-3 tahun terakhir.

Sebagian besar diantaranya masih memakai jaringan gas berbasis alam, namun ada juga yang memutuskan tidak memakai lagi. 

Ediyanto (32) salah satu warga yang masih memakai gas alam kurang lebih selama dua tahun mengungkapkan, kegiatan masak sang istri dan anggota keluarga lain lebih nyaman. 

"Hampir sama dengan gas elpiji tiga kilo, bedanya lebih aman. Untuk waktu memasak, sampai makanan matang ya sama saja sih tidak jauh beda, " kata Edi saat dijumpai, Minggu (10/10/2021). 

Dari sisi keamanannya, jelas Edi, saat ditinggal oleh semua penghuni rumah gas alam lebih efisien.

Selain tidak menyebabkan kebakaran, cara mematikan gas alam sangat mudah. 

"Meteran ada di luar rumah, jadi kalau lupa matikan kompor gas alam tinggal hubungi tetangga minta tolong matikan meteran. Gas nya juga aman, " ungkap pria yang bekerja sebagai wiraswasta ini. 

Menurut dia gas alam yang dia beli tidak terlalu boros, sekali beli token gas ia membeli Rp 50 ribu yang tahan selama satu bulan. 

Selain memakai gas alam Edi juga memakai gas elpiji.

Selama pengisian gas alam, ia kerap mengisi di sebuah loket sehingga gangguan saat pengisian tidak terasa. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved