Breaking News:

Berita Palembang

Anggota Mayoritas Bukan Milenial, RAPI Optimis Tetap Tumbuh, Musda VIII Cari Ketua Baru

Musda RAPI Sumsel VIII digelar untuk mencari ketua baru. Organisasi ini optimis tetap tumbuh kendati anggota mayoritas bukan millenial.

TRIBUN SUMSEL/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Musda RAPI Sumsel di Hotel Swarna Dwipa, Sabtu (9/10/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ketua Umum Organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Reza Pahrial berharap Musyawarah Daerah RAPI Sumsel VIII dapat menghasilkan ketua baru, yang nantinya bisa menyatukan anggotanya.

Hal ini ditegaskan Reza disela- sela menghadiri Musda RAPI Sumsel VIII di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Sabtu (9/10/2021).

"Musda ini, saya berharap nantinya ada ketua baru. Mungkin sebelum-sebelumnya kiprahnya kurang, jadi saya berharap RAPI ke depan di Sumsel mendapatkan ketua yang benar- benar bisa membangun dan mempersatukan rekan- rekan RAPI Sumsel," kata Reza.

Menurut Reza, Musda yang dilaksanakan selama 2 hari ini dengan peserta dari 17 kabupaten/ kota di Sumsel (minus 2 daerah) ini, diharapkan juga ada kerjasama yang erat antara RAPI dengan Pemerintah daerah dalam upaya ikut membangun.

"Program kerja penting, termasuk bantuan pemerintah agar pemerintah membantu RAPI nantinya, karena ini (RAPI) adalah aset negara, dan kita berharap pak gubernur mendengar dan benar- benar membantu RAPI agar menjadi repeater disetiap daerah yang komunikasinya agak susah," harapnya.

Baca juga: Polres OKU Gagalkan Transaksi Narkoba di Baturaja, Pelaku Ditangkap di Jalinsum Kemalaraja

Sementara Pj Sekda Pemprov Sumsel SA Supriono berharap organisasi RAPI Sumsel bisa menjadi solid dan menjadi informasi kemasyarakat luas.

"Kita berharap semoga RAFI menjadi organisasi yang solid di Sumsel, untuk mendukung dalam penyampaian informasi apapun bentuknya, baik itu Karhutla, program- program pembangunan dan sebagainya," jelas Supriono.

Dilanjutkannya, meski tak dipungkiri mayoritas anggota RAPI bukan millenial, namun ia yakin organisasi ini akan terus tumbuh, mengingat semua pihak baik di kota maupun di pelosok bisa menggunakannya.

"Ini akan tetap dilihat orang, karena alat komunikasi ini adalah alat paling murah meriah yang bisa dipakai semua pihak.
Soal isu- isu lainna, RAPI mungkin bisabm ambil bagian dalam mengatasi masalah informasi tidak benar (hoax) ditengah masyarakat," pungkasnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved