Breaking News:

Berita Banyuasin

Wanita 42 Tahun di Banyuasin Habisi Nyawa Pasangan Gelap, 2 Tahun Serumah Kerap Dianiaya

Nilawati, wanita 42 tahun di Banyuasin nekat menghabisi nyawa pasangan gelapnya karena seringkali dianiaya selama 2 tahun tinggal serumah.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Pelaku Nilawati, 42 tahun yang nekat menghabisi nyawa pasangan gelapnya karena tidak tahan kerap dianiaya selama 2 tahun tinggal serumah. Dia diamankan di Polres Banyuasin, Jumat (8/10/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Nilawati, wanita 42 tahun di Banyuasin nekat menghabisi nyawa pasangan gelapnya berinisial SN (44) karena seringkali dianiaya selama 2 tahun tinggal serumah. Kepala korban dihantam cobek dan palu. 

Saat rilis, Nilawati sempat akan dihadirkan. Tetapi, ia langsung histeris sehingga batal dihadirkan.

Menurut Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi melalui Kapolsek Tungkal Ilir Iptu Panca Eka Surya didampingi Kanit Reskrim Ipda Deka menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 30 September 2021 lalu.

"Mereka ini sudah menjalani hubungan tanpa ikatan selama 2 tahun. Terakhir, sebelum kejadian pelaku ini dijemput korban dan menginap di rumah korban. Di sana juga, pelaku ini selalu dianiaya bahkan diancam akan dibunuh," katanya, Jumat (8/10/2021).

Selama pelaku menginap di rumah korban yang berada di Kompleks Perumahan Karyawan Afdiling 3 PTPN VII Bentayan, Desa Keluang Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin, selama dua Minggu selalu dianiaya korban.

Kesal selalu dianiaya korban, membuat pelaku meminta dirinya diantarkan pulang ke rumahnya yang ada di Komplek Azhar Desa Kenten Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin. Namun, korban yang mendengar permintaan tersebut malah tidak menyetujui dan mengancam akan membunuh pelaku bila meminta pulang.

"Malam itu, karena pelaku ini sudah sangat kesal dan diancam akan dibunuh membuatnya gelap mata. Saat korban sedang tidur, pelaku ini mengambil cobek dan palu. Cobek dipukulkan ke kepala korban, hingga cobek terbelah dua. Belum puas, pelaku ini kembali memukul korban menggunakan palu. Hingga korban meninggal di lokasi kejadian," jelasnya.

Baca juga: Polres Banyuasin Amankan 37 Tersangka dari 29 Kasus Kejahatan, Curanmor Hingga Rudapaksa

Usai melampiaskan kemarahannya, pelaku spontan berteriak hingga membuat warga sekitar berdatangan. Warga yang datang, melihat tangan pelaku sedang memegang palu yang sudah dipenuhi darah.

Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tungkal Ilir. Polisi yang datang, membujuk pelaku untuk tidak berbuat nekat. Bujukan polisi berhasil dan pelaku dapat diamankan.

"Setelah kami amankan, pelaku ini selau histeris. Lebih banyak berdiam diri, karena mungkin beban psikisnya yang sudah melakukan pembunuhan tersebut. Karena itulah, kami nantinya berinisiatif untuk melakukan pemulihan psikis pelaku," pungkasnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved