Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Muncul Dari Parit, Ular Piton Dua Meter Gegerkan Warga Perumahan di Lubuklinggau

Ular dengan corak warna coklat ke abu-abu ini di tangkap warga perumahan Permata Permai Residence, Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Anak-anak dan warga perumahan Permata Permai Residence, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II memegangi ular piton sepanjang dua meter, Jumat (8/10/2021) sore. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Ular piton sepanjang 2 meter menggegerkan warga Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (8/10/2021) sore. 

Ular dengan corak warna coklat ke abu-abu ini di tangkap warga perumahan Permata Permai Residence, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Karena membahayakan anak-anak ular yang biasa dikenal warga setempat dengan sebutan ular sanca ini terpaksa dibunuh.

Menurut Rahmat kemunculan ular itu bermula saat petugas perumahan sedang bekerja melakukan pengerukan dan penimbunan rawa untuk unit perumahan baru.

"Secara tiba-tiba ada warga yang melihat ular keluar dari parit, warga langsung teriak-teriak," ungkap Rahmat pada Tribunsumsel.com.

Secara spontan warga setempat dan warga perumahan langsung berupaya melakukan penangkapan, namun saat ingin ditangkap ular tersebut malah seperti ingin menyerang.

"Karena melawan itu akhirnya kita bunuh pakai kayu, karena takutnya kalau tidak dibunuh membahayakan anak-anak sekitar," ujarnya.

Mengingat rawa didepan perumahan tersebut selama ini kerap dijadikan anak-anak sekitar untuk bermain, khawatirnya dari pada membahayakan akhirnya dibunuh.

"Kemungkinan ular itu keluar karena habitatnya terganggu, karena tempatnya dilakukan penimbunan, lalu keluar ingin mencari sarang baru," ungkapnya.

Rahmat mengatakan selain menangkap dan membunuh ular piton warga juga membunuh ular kobra, ular kobra tersebut muncul disaat bersamaan.

"Tadi selain ular piton ada ular kobra juga, muncul disaat bersamaan," ujarnya.

Baca juga: Pria Muda di Lubuklinggau Bunuh Lelaki yang Rudapaksa Istrinya, Divonis 8 Tahun Penjara

Menurut Rahmat di wilayah perumahan tempatnya bekerja itu sudah beberapa kali warga bertemu ular, namun untuk yang ukurannya cukup besar baru kali ini.

"Kalau untuk ukuran kecil sudah sering bertemu, kemarin waktu awal dibersihkan saya juga bertemu, tapi tidak saya bunuh," tambahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved