Breaking News:

Berita Kriminal Palembang

Edarkan Sabu di Jalan Naskah Palembang, Tiga Sekawan Diringkus Polisi

Tiga Orang warga warga Jalan Naskah II Kelurahan Sukarame Kota Palembang diringkus Polisi karena menjual sabu disekitar rumahnya.

TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA
Tiga sekawan warga Jalan Naskah II Kelurahan Sukarame Kota Palembang nekat jadi penjual sabu diamankan anggota Polsekta Sukarame, Jumat (8/10/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tergiur keuntungan besar tanpa harus bersusah payah kerja, membuat Riza Ariyadi (38) warga Jalan Naskah II Kelurahan Sukarame Kota Palembang nekat jadi penjual sabu. 

Tak sendiri, Riza juga turut bersama kedua rekannya yakni Aska (26) dan Ari Dwi Putra (34) saat menjalankan bisnis tersebut. 

"Saya jualnya tidak jauh-jauh. Cuma didekat rumah," ujar Riza, Jumat (8/10/2021). 

Dari tangan ketiga tersangka, petugas berhasil mengamankan 30 paket kecil sabu dengan harga yang dijual antara Rp.100 ribu sampai Rp.150 ribu. 

Riza mengaku baru dua sekitar dua bulan menjadi pengedar narkoba di kawasan tempat tinggalnya. 

"Saya kerjanya serabutan. Tapi keluarga kan butuh biaya, jadinya saya nekat jual sabu," tuturnya. 

Sementara itu, Kapolsekta Sukarame, Kompol Budi Hartono Sutrisno mengatakan, penangkapan terhadap tiga tersangka itu bermula dari laporan masyarakat terkait adanya transaksi narkotika di TKP. 

Anggota langsung bergerak cepat dan  menangkap tiga sekawan tersebut. 

"Mereka mengaku narkoba itu didapat dari salah seorang bandar di belakang Eks- Lokalisasi Teratai Putih Km-9 berinisial DY (DPO)," ucapnya. 

Lanjut dikatakan, tersangka Riza membeli satu paket sabu dari bandar dengan seharga Rp1,8 juta. 

Baca juga: Pria Paruh Baya Tewas Kecelakaan di 3-4 Ulu Palembang, Diduga Korban Tabrak Lari

Selanjutnya, dibagi ke dalam bungkus-bungkus kecil untuk selanjutnya dijual kembali. 

"Dari pengakuan tersangka juga terungkap dia baru dua kali mengambil barang haram ini di eks- lokalisasi Teratai Putih. Karena keuntungan yang sangat menggiurkan tersangka nekat berbisnis barang haram ini," ucapnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved