Thomas dan Uber Cup 2021

Ini Perbedaan Thomas dan Uber Cup, Sejarahnya Diambil dari Nama 2 Pemain Bulutangkis Legendaris

Sama-sama turnamen badminton, namun Thomas Cup diperebutkan oleh tim beregu putra. Sementara Uber Cup adalah turnamen bulutangkis beregu putri

Tayang:
Editor: Wawan Perdana
Tribunnews/ PB Djarum
Tropi Thomas Cup (Kanan) dan Uber Cup (kiri). Turnamen pada tahun 2021 dilaksanakan di Aarhus, Denmark, 9-17 Oktober 2021. 

TRIBUNSUMSEL.COM-Thomas dan Uber Cup tahun 2021 dilaksanakan di Aarhus, Denmark, 9-17 Oktober 2021. Turnamen ini tertunda setahun akibat pandemi Covid-19. Tim Thomas Indonesia menjadi unggulan pertama di turnamen kali ini.

Thomas Cup dan Uber Cup itu berbeda. Sama-sama turnamen badminton, namun perbedaannya Thomas Cup diperebutkan oleh tim beregu putra. Sementara Uber Cup adalah turnamen bulutangkis beregu putri.

Kejuaraan Piala Thomas masuk kategori BWF Major Event dan berada dalam grade 1.

Sejak pertama kali digelar 72 tahun lalu, Indonesia adalah negara tersukses di Piala Thomas. Indonesia tercatat 13 kali menjuarai Thomas Cup.

Disusul dengan China dengan 10 gelar, kemudian Malaysia dengan 5 gelar, serta Jepang dan Denmark masing-masing satu gelar.

Indonesia pertama kali meraih gelar pada 1958 saat digelar Singapura. Saat itu, skuad Merah Putih menang 6-3 atas Malaysia yang berstatus juara bertahan.

Setelah itu Indonesia sukses cetak hattrick juara Thomas Cup pada 1958, 1961, dan 1964. Sempat absen gelar pada 1967 setelah kalah dari Malaysia, Indonesia mencetak quattrick pada tahun 1970, 1973, 1976, dan 1979.

Lalu, kembali kecolongan dan jadi runner-up pada 1982, Indonesia kembali merebut gelar juara pada 1984.

Indonesia semakin perkasa setelah Piala Thomas digelar setiap dua tahun sekali. Indonesia mencetak lima kali juara beruntun dia awal 1990-an hingga 2000-an.

Namun, kejayaan tim bulu tangkis putra Indonesia terhenti sejak 2002.

Tim Thomas dan Uber Indonesia tahun 2021 ini sama-sama tergabung di grup A.

Tim Thomas Indonesia tergabung dengan Algeria, Taiwan dan Thailand.

Sedangkan Tim Uber Indonesia, tergabung dengan Jerman, Prancis dan Jepang.

Sejarah Thomas dan Uber Cup

Nama Thomas dan Uber Cup diambil dari pemain legendaris di dunia bulutangkis.

Piala Thomas diambil dari nama ketua International Badminton Federation (IBF) pertama, Sir George Alan Thomas.

Sir George Alan Thomas merupakan pemain legendaris bulu tangkis asal Inggris.

Sir George Alan Thomas  menjuarai All England sebanyak empat kali secara beruntun antara tahun 1903-1927.

Tak hanya itu, Sir George Alan Thomas juga menjadi pelopor untuk diadakannya kompetisi dunia cabor olahraga bulu tangkis.

Setelah sembilan tahun lamanya bergelut di olahraga bulu tangkis, Sir George memberikan IBF sebuah piala hasil karya seorang pengrajin perak bernama Atkin Bros.

Piala setinggi 28 inci tersebut bertuliskan 'The International Badminton Championship Cup presented to the International Badminton Federation by Sir George Thomas, Bart., 1939'

Di atas mangkuk Piala tersebut, terdapat patung kecil atlet bulu tangkis.

Pertandingan Thomas Cup pertama kali digelar di Preston, Lancashire, Inggris.

Ketika itu Malaya (sekarang Malaysia) menjadi negara pertama yang memboyong Piala Thomas setelah mengalahkan Tim Thomas Denmark di partai Final dengan skor 8-1.

Sementara Piala Uber diambil dari nama sang legendaris bulu tangkis dari Inggris di era 1930-an yaitu Betty Uber.

Piala Uber tersebut berbentuk bola dunia yang pada bagian atasnya terdapat patung pemain bulu tangkis wanita yang sedang mengayunkan raket.

Piala Uber terbuat dari perak dengan tinggi kurang lebih 18 inci dan dibuat oleh Messrs Mappin & Webb di London.

Pertandingan Uber Cup juga pertama kali digelar di Lancashire, Inggris.

Piala Uber pertama pada tahun 1957 dimenangi oleh Amerika Serikat setelah mengalahkan Tim Uber dari Denmark.

Kemudian pada 1984, kejuaraan Thomas dan Uber Cup dijadikan satu.

Pertandingan Thomas dan Uber Cup masing-masing melibatkan 12 tim, termasuk tim tuan rumah dan juara bertahan.

Tuan rumah dan juara bertahan langsung lolos ke babak final, sedangkan 10 tim lainnya adalah mereka yang memenangi kualifikasi regional, meliputi Asia, Eropa, Oceania, Pan-Amerika, dan Afrika.

Peluang Indonesia

Tim Thomas Indonesia datang ke Aarhus, Denmark, dengan misi membawa pulang gelar juara.

Optimisme tersebut wajar mengingat tim putra Indonesia akan bertanding sebagai unggulan pertama.

Dilihat dari peringkat pemain, skuad bulu tangkis tunggal putra dan ganda putra Indonesia menjadi yang terbaik.

Di ganda putra Indonesia memiliki Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, pasangan nomor 1 dan 2 dunia.

Sementara di sektor tunggal ada Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie yang masuk ke peringkat 10 besar.

Tentu saja, peringkat bukan segalanya.

Kegagalan menembus semifinal pada Sudirman Cup 2021 diharapkan memberi motivasi para pemain untuk tampil sebaik mungkin saat pertandingan.

Indonesia tergabung di Grup A bersama Thailand, Taiwan, dan Aljazair.

Pertandingan Indonesia vs Taiwan dan Indonesia vs Thailand diprediksi akan berjalan sengit.

Taiwan paling berpotensi mengancam karena diperkuat juara Indonesia Open, Chou Tien Chen, dan pasangan ganda putra juara Olimpiade, Lee Yang/Wang Chi-lin.

Kedua pertandingan itu akan disiarkan secara langsung.

Adapun pertandingan Indonesia vs Aljazair pada hari pertama turnamen tidak akan disiarkan secara resmi karena digelar di luar dua lapangan utama.

Beralih ke tim Uber Indonesia, Greysia Polii dkk. akan datang sebagai tim underdog.

Tim putri Indonesia juga tergabung di Grup A. Bedanya Indonesia bukan unggulan pertama. Status favorit juara dipegang oleh sang juara bertahan, Jepang.

Selain Jepang, tim putri Indonesia akan bersaing dengan Prancis dan Jerman untuk memperebutkan dua tiket ke perempat final.

Aksi tim putri Indonesia di fase grup akan disiarkan dua kali yaitu pada pertandingan melawan Jepang dan melawan Prancis.

Indonesia vs Jepang tentu dinanti karena akan menjadi ujian para srikandi tanah air dalam menghadapi rival terkuat di turnamen kali ini.

Thomas dan Uber Cup 2020 akan disiarkan secara langsung di TVRI Nasional dan TVRI Sports HD.

Adapun bagi BolaSporter yang memiliki gawai bisa menyaksikannya melalui live streaming di Vidio.com dan UseeTV.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com, kompas.com dan bolasport.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved