Berita Nasional

Partai Demokrat Ungkap Tim Yusril Patok Tarif Rp 100 Miliar untuk Lawan Moeldoko

Tarif tersebut sebagai jasa hukum, merespons kubu Moeldoko yang melakukan manuver untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat. 

TRIBUN SUMSEL/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Kepala Badan Komunikasi Strategis dan Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra 

TRIBUNSUMSEL.COM - Tim Yusril mematok tarif 100 miliar kepada Partai Demokrat untuk melawan Moeldoko.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengungkapkan, pihak Yusril Ihza Mahendra pernah mematok tarif Rp 100 miliar jika menjadi kuasa hukum partainya. 

Tarif tersebut sebagai jasa hukum, merespons kubu Moeldoko yang melakukan manuver untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat. 

Hal itu disampaikannya saat wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribunnetwork Febby Mahendra Putra dan News Manager Tribunnetwork Rachmat Hidayat, Selasa (5/10/2021). 

Herzaky menceritakan bagaimana tim dari Demokrat bertemu dengan tim dari Yusril. 

Awalnya, pada Maret 2021 lalu, ada saran bahwa Demokrat membutuhkan pengacara. 

Satu di antara saran tersebut, mengusulkan Yusril menjadi pengacara Partai Demokrat. 

"Setelah ditelaah ada tim yang kemudian berdiskusi dengan timnya Pak Yusril," ujar Herzaky. 

Setelah melakukan diskusi, Herzaky menyebut bahwa muncul patokan tarif sebesar Rp 100 miliar. 

 
Dan Demokrat menolak tarif tersebut karena dinilai terlalu berlebihan. 

"Kita diskusi, setelah diskusi kemudian muncullah tawaran angka, tawaran angka itu kemudian kami sampaikan jumlahnya seperti itu dan kami ada buktinya," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved