Breaking News:

Berita Banyuasin

'Pak Salah Saya Apa Ya, Kenapa Kena Tilang', Satlantas Polres Banyuasin Gakum di Jalintim

Seorang pengendara sepeda motor yang diberhentikan anggota Satlantas Polres Banyuasin sempat protes.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Anggota Satlantas Polres Banyuasin saat menghentikan pengendara yang tidak mengenakan helm saat berkendara pada penegakan hukum (gakum) di Jalintim, Selasa (5/10/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Seorang pengendara sepeda motor yang diberhentikan anggota Satlantas Polres Banyuasin sempat protes. Dirinya, merasa tak melakukan pelanggaran meski sudah jelas tidak mengenakan helm.

"Pak salah saya apa ya. Masa mau ditilang," katanya kepada petugas, Selasa (5/1/2021).

Ketika dijelaskan petugas, pengendara tersebut langsung terdiam.

"Bapak tidak pakai helm, itu melanggar atau tidak," kata petugas kepada si pengendara.

Secara spontan, si pengendara langsung tertawa ketika mengetahui dirinya tidak mengenakan helm bersama sang istri. Ia juga meminta maaf kepada petugas yang menghentikan laju sepeda motornya.

Ketika ditanya, menurutnya ia dan istri mau pergi ke kebun untuk menyadap karet. Biasanya, ia tidak pernah mengenakan helm ketika berkendara.

"Jangankan SIM Pak, helm saja tidak ada," katanya sambil tersenyum ketika ditanya.

Ia mengaku ikhlas ditilang karena memang salah tidak mematuhi peraturan lalu dan tidak mengenakan helm saat berkendara.

Baca juga: Warga Banyuasin Antre Bayar Pajak Motor, Baru Tahu Ada Program Pemutihan

Penegakan hukum (gakum) terhadap pelanggaran lalu lintas di Jalan Lintas Timur tepatnya di depan gerbang masuk komplek perkantoran Pemkot terbilang cukup banyak. Rata-rata, pengendara yang ditilang karena tidak mengenakan helm saat berkendara.

Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam menuturkan, hampir dua minggu pelaksanaan penegakan tertib berlalu lintas setidaknya sudah ada 533 pengendara khususnya roda dua yang ditilang.

"Razia ini, akan kami laksanakan hingga masyarakat benar-benar tertib dalam berlalu lintas. Berkendara mengenakan helm, tidak lagi menggunakan klanpot brong dan melawan arus baru akan dilakukan evaluasi," katanya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved